Purwakarta || buserindonews. com – Maraknya informasi terkait raibnya Dana Bansos (BPNT), milik 2 warga Desa Gunung Karung Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta, baik melalui pemberitaan online maupun melalui media lainnya.

Ketua DPC LAKI Kab. Purwakarta, Nandang Saepulloh ikut prihatin, maka dari itu beliau menjambangai pihak pihak terkait yang ada hubungannya dengan Bantuan Dana tersebut termasuk AC Pemilik Mesin untuk mencairkan Dana Bansos/BPNT, (Selasa, 03/11).
Adapun tempat pertemuannya di kediaman Ketua Dusun ET, dari hasil penggalian informasi, bahwa KJ dan JD, dari pengakuannya yang disampaikan kembali oleh ketua RT. An, belum pernah sama sekali menerima bantuan BPNT, padahal sejak ada bantuan tersebut selalu mencairkannya baik oleh istrinya maupun anaknya, hal tersebut juga disampaikan oleh ET, yang sekarang menjabat sebagai ketua Dusun di Desa Gunung Karung, sebelum menjabat ketua Dusun ET, menjabat ketua RT, dari pengakuannya, ketika menjadi ketua RT Ia juga sering mendampingi warganya dalam proses pengambilan dana tersebut, namun Dana tersebut sekira tiga tahun kebelakang pernah penerima manfaat utangnya harus atau wajib dibelikan sembako yang sudah disediakan pihak pengelola Dana PKH-BPNT. ” Pada waktu saya menjadi ketua RT, pernah mengantar JD sebanyak 1 kali untuk mendampingi mencairkan Dana BPNT, kebetulan Bp .JD sebagai bapak sambung saat masih menjadi istri ibu saya, kemudian terkait dana BPNT pernah para penerima manfaat setelah mencairkan dana tersebut harus dibelikan sembako yang sudah disediakan oleh pihak pengelola Dana BPNT.” Tuturnya.
Namun sejak ada pembaharun pengurus/Ketua kelompok KPM PKH/BPNT, termasuk adanya penggantian Kartu ATM baru kedua warga tersebut tidak pernah menerima apalagi mencairkan dana bantuan tersebut. Namun setelah di cek dari print out rekening koran di Bank BNI atas nama ke dua warga tersebut ternyata sudah ada yang mengambil oleh orang lain yang bukan pemiliknya, malahan pengambilannya pun ada di Bank BNI wilayah Subang dan Plered, sementara pelakunya sampai dengan saat ini belum ditemukan.
ET juga, menyampaikan pada kami via telepon (Kamis, 05/11), saat kami tanyakan terkait adanya 2 warga Maniis sebagai penerima manfaat Dana BPNT uangnya diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab, ” Kami prihatin dengan kejadian ini, padahal tidak satu pun dari Aparat Pemerintahan Desa Maniis yang mengambilnya di Bank, hanya bukti pengambilannya ada setelah diminta ke pihak Bank oleh ET. Pelaku mengambilnya melalui Bank yang ada di wilayah Subang juga di Wilayah Plered”, tuturnya.
Sebelumnya ke dua warga pemanfaat tersebut sudah melaporkan nya ke Polres Purwakarta, namun kami red belum bisa mengkonfirmasi pada pihak penyidik, terkait adanya laporan tersebut.
Kepala Desa Gunung Karung beserta jajaran dan Masyarakat Desa Gunung Karung Maniis khususnya penerima manfaat yang sudah menjadi korban, berharap agar pelakunya segera mengembalikannya dan meminta maaf atas apa telah dilakukannya.
Salah seorang warga Maniis AS (46), menyampaikan pada kami Red, bahwa pihak kepolisian Polres Purwakarta melalui penyidik pasti bertindak profesional dalam mengungkap teka teki siapa pelakunya. ” Kalo sudah dilaporkan ke pihak berwajib, tunggu aja hasilnya, kalau bisa tanyakan sudah sejauh mana penanganan atas adanya laporan 2 warga Desa Gunung Karung Maniis. Kemungkinan setelah beberapa pihak akan dimintai keterangan, termasuk pemeriksaan CCTV di lokasi Bank tempat pengambilan uang tersebut, dimana pada waktu pelaku mencairkan sesuai waktu yang tertera pada print out Rekening Koran” Tuturnya. (bersambung) Red BI Biro PWK.
















