Daerah  

LSM Tuar Bersatu Siap Lapdukan Terkait Dugaan Mark-Up Anggaran DD di Desa Darmalarang

Majalengka || buserindonews.com – LSM Tuar Bersatu pimpinan DPW Jawa Barat angkat bicara terkait adanya pemberitaan tentang adanya dugaan Mark Up anggaran Dana Desa ( DD) oleh Kades Darmalarang, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka Jawa Barat tentang pengadaan barang pembelian kambing bagi kelompok.

Kepada awak media Humas LSM Tuar Bersatu DPW Jabar mengatakan, Pihaknya sangat menyangkan kalau benar adanya Mark Up anggaran Dana Desa (DD) yang di lakukan oleh pihak Kades Darmalarang tentang pembelian kambing.

“Kami dari LSM Tuar Bersatu DPW Jabar dalam waktu dekat akan melaporkan pengaduan tentang adanya Mark Up belanja kambing kepada pihak APH, kata Humas LSM Tuar Bersatu Asep Kana, Rabu (31/8/2022).

Sebelumnya di beritakan awak media buserindonews.com, Pemerintahan Desa Darmalarang, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka Jawa Barat diduga Mark up anggaran Dana Desa (DD)  tahap dua bagi ketahanan pangan dan hewan.

Sumber awak media menyebutkan, Bahwa anggaran Dana Desa (DD)  bagi ketahanan pangan dan hewan sebagian anggaran dialokasikan untuk pembelian kambing.

Diterangkan sumber awak media, Bahwa anggaran untuk pembelian kambing itu didalam RAB harga satuan kambing itu Rp 2,000,000/satu ekor.

”Tapi kenyataan setelah kambing datang ke kelompok, Kambing-kambing itu kurus, Sehingga ditaksir harga satuan kambing itu paling tinggi dengan harga Rp 1,000,000 .”Ungkapanya.

Kepala Desa Darmalarang ketika di komfirmasi awak media di dalam ruangan kantor kecamatan mengatakan, Kades membatah pembelian kambing itu di Mark up,, Oh itu tidak benar.

Kami membelanjakan kambing itu sesuai RAB, kalau ada kambing yang kecil itu terlihat di poto, Akan tetapi kalau bapak liat langsung kambing tersebut besar, “Kata kades  Muhamad Solehudin, Senin (29/8/2022).

Lebih lanjut kata dia, Anggaran untuk pembelian belanja kambing itu sudah dilimpahkan kepada pihak ke tiga CV, Jadi alangkah baiknya bapak komfirmasi kepada pihak ke tiga saja.

Adapun anggaran untuk belanja kambing itu Rp 135 juta untuk 62 ekor kambing bagi 8 kelompok, “Bebernya.

Sampai berita ini di muat Kades Muhamad Solehdin tidak ada komentar lagi dan terkesan bungkam ketika di konfirmasi melalui sambungan Whatsapp nya, Rabu 31/8/2022. ( Key )

Tinggalkan Balasan