Beltim || buserindonews.com – Grand Final Liga Catur II Kabupaten Belitung Timur resmi bergulir. Sebanyak 40 peserta akan bertanding pada final yang digelar selama tiga hari dari 16 Desember hingga 19 Desember 2021 di Kolam Renang Mekar Jaya Manggar.
Para peserta yang masuk di babak final ini merupakan 5 besar juara putra-putri dari tiga zona penyisihan, yakni zona I wilayah Manggar dan Simpang Renggiang, zona II wilayah Kelapa Kampit dan Damar, serta zona III wilayah Gantung, Simpang Pesak dan Dendang. Selain bertemu para juara dari tiap zona, finalis juga akan menghadapi 10 besar juara Liga Catur I tahun 2020.
Ketua Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kabupaten Beltim Ferizal mengatakan tahun 2021 ini Liga Catur II finalnya menggunakan catur standard dengan notasi. Berbeda dengan Liga Catur II tahun 2020 lalu, yang memakai catur cepat.
“Sekarang kita finalnya catur standard menggunakan notasi. Masing-masing pemain wajib menuliskan langkah yang dibuatnya,” kata Ferizal, saat ditemui Diskominfo Beltim, Jum’at (17/12/21) di Kolma Renang Mekar Jaya.
Ferizal mengatakan penggunaan catur standar di final sesuai arahan GM Utut Adianto yang juga merupakan Ketua PB PERCASI. Notasi atau catatan langkah pemain dapat dipergunakan untuk evaluasi pemain.
“Filosofi dasarnya kalau mereka sudah bisa mampu menuliskan itu mereka dapat menganalisa hasil pertandingan mereka di even-even selanjutnya. Jadi kalau kertas itu dimasukkan ke komputer mereka akan tahu kelemahan mereka,” jelas Ferizal.
Saat ini, Ferizal mengungkapkan terjadi tren perubahan pada pemain catur di Kabupaten Beltim. Jika dulunya lebih didominasi oleh orang dewasa, namun sejak beberapa tahun belakangan ini kaum milenial juga mulai menggemari catur.
“Alhamdulillah dari babak penyisihan di tiga zona itu, 60 – 70 persennya orang-orang baru generasi muda. Kalau dulu banyakan orang-orang yang sudah tua,” ungkap Ferizal.
Sementara itu Wakil Ketua II KONI Beltim Harjasmi menyatakan liga catur digelar untuk memantau perkembangan calon atlet maupun atlet catur. Sebagai salah satu olah raga penyumbang medali, KONI Beltim sangat mendukung Liga Catur.
“Kita ingin ketajaman berpikir dan pengalaman tanding atlet-atlet kita dapat terus terukur. Apalagi dengan rutin diadakannya Liga seperti ini juga dapat melahirkan atlet-atlet catur baru,” kata Harjasmi.
Harjasmi berharap PERCASI Beltim akan mampu meningkatkan prestasi, minimal mempertahakan perolehan medali saat Pekan Olahraga Provinsi VI di Bangka Barat 2023 mendatang.
“Sesuai amanat Ketua KONI, kita target dua besar. Jadi Cabor-Cabor yang berpeluang untuk mendulang medali kita berikan dukungan dan harapkan prestasinya meningkat,” ujar Harjasmi.
Poprov tahun 2023 mendatang, Cabor Catur akan memperebutkan 41 medali emas, 36 dari catur biasa, 5 dari catur gajah Xiansi. Sedangkan pada Poprov 2018 lalu PERCASI Beltim mampu memperoleh 4 medali emas, 7 medali perak dan 8 medali perunggu. ( Suryadi wahid.)
















