BUSER INDONESIA || PURWAKARTA – Mengecek kesiapan personel dengan sarana dan prasarana yang dimiliki dalam rangka Operasi Mantap Brata dan menghadapi pengamanan Pemilu 2024 mari bersama menjaga kondusifitas dan mensukseskan pemilu 2024 agar berjalan aman dan lancar dengan persiapan matang dan antisipasi berbagai hal yang bisa saja terjadi termasuk kerusuhan atau demo masyarakat, penting antisipasi dilakukan termasuk Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota). Hal tersebut disampaikan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Edwar Zulkarnaen di sela-sela Simulasi Sispamkota di Mapolres Purwakarta, Sabtu (14/10/2023).
Dalam Simulasi tampak kerusuhan pecah terjadi di Mapolres Purwakarta, Massa beringas melempari aparat kepolisian yang tengah bertugas. Situasi chaos bagian rangkaian latihan Sispamkota jelang Pemilu 2024 yang digelar Polres Purwakarta
Latihan skenario tahapan aman, rawan sampai timbul kerusuhan yang mengganggu Kamtibmas disaksikan langsung Kapolres yang menyatakan cukup bagus dilatihan pertama kali ini. “Tetap harus ditingkatkan, kita bersama harus sigap dan siap menjalankan tugas negara ini guna keamanan yang kondusif,” jelasnya
“Dengan simulasi ini artinya kami ingin menunjukkan bahwa Polri, khususnya Polres Purwakarta sudah siap mengamankan Pemilu 2024 dalam situasi apapun sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,” ungkap Edwar
Giat ini salah satu upaya penting meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel Polres Purwakarta dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kesiapan dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi ke depannya.
Menghadapi kontijensi konflik sosial dibutuhkan sinergitas, kerjasama, dan koordinasi antara aparat keamanan dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kondusifitas dan kelancaran seluruh tahapan Pemilu.
“Saya minta kesiapsiagaan seperti ini terus dijaga. Kita tidak boleh lengah karena situasi setiap saat bisa saja berubah sangat dinamis,” tegasnya.
Kapolres mengimbau seluruh masyarakat, calon legislatif (caleg) dan tim suksesnya tetap menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya menjelang pelaksanaan Pemilu 2024. Jangan sampai terjadi perpecahan akibat perbedaan pandangan politik,”pungkasnya.
- Laela/Saepul
















