Puluhan Rumah di Kampung Warung Pojok Terancam Ambruk Akibat Abrasi Kali Bekasi : Warga Minta Perhatian Pemerintah

Buserindonesia.com
BEKASI, Buser indonesia || Puluhan rumah warga di Kampung Warung Pojok RT001/002, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, terancam ambruk akibat abrasi yang terjadi di sepanjang bantaran Kali Bekasi. Abrasi yang semakin parah ini telah mengakibatkan longsor dan kerusakan serius pada permukiman warga, Minggu (1/12/2024).

Menurut keterangan warga, peristiwa ini terjadi akibat erosi yang terus-menerus menggerus tebing sungai sejak beberapa bulan terakhir. Namun, puncaknya terjadi dalam beberapa hari terakhir, ketika hujan deras memperburuk kondisi tanah di sekitar sungai.

“Kami sudah khawatir, tapi tidak menyangka akan separah ini. Rumah-rumah ambruk dalam hitungan jam,” ujar salah satu warga yang rumahnya terdampak.

Kemarin kita sudah bersurat kepada Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, agar proyek penanggulangan banjir kali Bekasi dipercepat. Agar tanah milik yang kami punya dapat kembali lagi.

“Kami sudah bersurat ke DPRD Kabupaten Bekasi, dan beberapa waktu lalu juga sudah di tinjau oleh Anggota DPRD provinsi Jawabarat Hj Siti Qomariyah, kami minta agar proyek pancang kali Bekasi bisa di percepat, sehingga rumah warga yang saat terancam ambruk bisa terselamatkan, “terangnya.

Saat cuaca ekstrim warga memilih mencari ke tempat yang lebih aman. Meskipun demikian, kondisi mereka masih memprihatinkan.

“Kami butuh perhatian segera. Jangan sampai kejadian ini terulang dan lebih banyak korban, “kata seorang warga lainnya dengan nada penuh harap.

Abrasi yang semakin parah ini telah mengakibatkan longsor dan kerusakan serius pada permukiman warga,kata Lasam warga setempat,

Menurut keterangan warga, peristiwa ini terjadi akibat erosi yang terus-menerus menggerus tebing sungai sejak beberapa bulan terakhir. Namun, puncaknya terjadi dalam beberapa hari terakhir, ketika hujan deras memperburuk kondisi tanah di sekitar sungai (kali bekasi).

“Kami sangat khawatir, tapi tidak menyangka akan separah ini. Rumah-rumah ambruk dalam hitungan jam,” ujar Triyadi salah satu warga yang rumahnya terdampak.

Saat cuaca ekstrim warga memilih mencari ke tempat yang lebih aman. Meskipun demikian, kondisi mereka masih memprihatinkan.

Warga Kampung Warung Pojok meminta perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat. Mereka berharap ada tindakan cepat berupa pembuatan tanggul dan bantuan darurat untuk mencegah bencana lebih lanjut.(red/Boby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *