Daerah  

Sedekah Bumi Desa Gerdu Digelar Sederhana, Wujud Syukur di Tengah Kondisi Prihatin

Jepara || buserindonews.com – Pemerintah Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, menggelar kegiatan Sedekah Bumi pada Rabu Legi (29/4/2026). Tradisi tahunan tersebut dilaksanakan secara sederhana namun tetap berlangsung khidmat, dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat desa.

Kegiatan diawali dengan selamatan bersama yang diikuti warga Desa Gerdu. Masyarakat membawa berbagai hidangan dari rumah masing-masing sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur. Setelah prosesi doa bersama, warga juga menerima berkat yang dibagikan oleh pemerintah desa.

Dalam sambutannya, Petinggi Desa Gerdu, Winaryo Wibowo, S.Kep.. menyampaikan bahwa pelaksanaan Sedekah Bumi tahun ini dilakukan secara lebih sederhana. Hal tersebut tidak lepas dari kondisi desa yang tengah menghadapi kesulitan akibat hasil panen yang kurang maksimal.

“Tahun ini Desa Gerdu dalam kondisi prihatin karena panen mengalami kegagalan dan hasil tanam padi kurang berhasil. Oleh karena itu, Sedekah Bumi kita laksanakan secara sederhana, namun tidak mengurangi makna dan rasa syukur kita,” ujar Winaryo.

Rangkaian kegiatan Sedekah Bumi telah dimulai sejak malam sebelumnya, yakni Selasa malam Rabu, dengan tradisi nyiwer sebagai simbol tolak balak. Sebelum prosesi nyiwer, juga dilaksanakan selamatan yang diikuti oleh Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para Ketua RT dan RW.

Selain itu, sebagai bagian dari tradisi dan penghormatan kepada leluhur, Petinggi Desa Gerdu bersama perangkat desa dan anggota BPD melakukan ziarah ke makam Mbah Karyo. Di lokasi tersebut, rombongan memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan serta harapan akan keselamatan dan keberkahan bagi seluruh warga desa Gerdu.

Acara puncak selamatan dilaksanakan di halaman kantor desa Gerdu usai salat Asar, berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Meski digelar secara sederhana, kegiatan ini tetap menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan serta menjaga tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun

“AP”

Tinggalkan Balasan