Blora || Buserindonews.com – Pemerintah Kecamatan Blora menggelar sosialisasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) dan aplikasi Srikandi di Pendopo Kecamatan Blora, Selasa (10/3/2026) pagi. Kegiatan tersebut diikuti oleh para kepala desa, sekretaris desa, serta operator desa se-Kecamatan Blora.
Camat Blora, Hadi Praseno, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada perangkat desa mengenai penggunaan TTE dan aplikasi Srikandi dalam pengelolaan administrasi pemerintahan berbasis digital.
“Intinya memudahkan terkait dengan kearsipan, baik itu disposisi maupun tanda tangan elektronik,” ujar Hadi Praseno di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, pihaknya sengaja mengundang tiga unsur dari setiap desa, yakni kepala desa, sekretaris desa, dan operator desa agar penerapan sistem digital tersebut dapat berjalan maksimal di tingkat desa.
“Kenapa harus tiga ini? Karena kalau hanya kepala desa saja nanti pekerjaannya banyak. Sehingga bisa didelegasikan kepada sekretaris desa, dan yang paling penting operatornya. Jadi kita undang semua supaya sama-sama paham terkait sosialisasi TTE ini,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, materi sosialisasi disampaikan oleh Bidang Kearsipan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora, salah satunya oleh Kepala Bidang Kearsipan, Gartini.
Hadi menambahkan, digitalisasi administrasi pemerintahan saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja aparatur.
“Sekarang pemerintah gencar sekali terkait aplikasi dan data. Di satu sisi ini memudahkan kita dalam bekerja, lebih efektif dan efisien. Tapi di sisi lain transformasi digital ini juga butuh proses dan waktu,” ungkapnya.
Menurutnya, tantangan dalam penerapan sistem digital tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia serta kondisi jaringan internet di wilayah desa.
“Teknologi ini tidak lepas dari sinyal dan kemampuan SDM. Karena itu kita harus terus mendorong aparatur pemerintah untuk belajar dan tidak berhenti meningkatkan literasi digital,” tambahnya.
Ia berharap para kepala desa, sekretaris desa, serta operator yang mengikuti sosialisasi tersebut dapat segera memahami dan menerapkan aplikasi Srikandi serta penggunaan TTE dalam pelayanan administrasi di desa maupun kelurahan.
“Harapan kami teman-teman kades, sekdes, dan operator bisa mudah menyerap materi ini sehingga aplikasi tersebut bisa segera diterapkan di desa atau kelurahan masing-masing,” katanya.
Hadi juga menilai keberadaan teknologi digital sangat membantu pekerjaan administrasi pemerintahan karena dapat diakses melalui berbagai perangkat.
“Sekarang bisa lewat HP, bisa lewat laptop, jadi tidak harus manual. Walaupun tanda tangan manual masih diperlukan kalau ada kendala sinyal,” pungkasnya.
(Angga)
Beranda
Daerah
Sosialisasi TTE dan Aplikasi Srikandi Digelar di Kecamatan Blora, Perangkat Desa Didorong Melek Digital
Sosialisasi TTE dan Aplikasi Srikandi Digelar di Kecamatan Blora, Perangkat Desa Didorong Melek Digital
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Majalengka || buserindonews. Com — Beredarnya pemberitaan di media daring terkait dugaan RB menyuap KBO…

JEPARA || buserindonews. Com – Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara Jati…

PALEMBANG, Buserindonews.com – Menegaskan komitmen dalam menegakkan hak-hak tenaga kerja, Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja…

Denpasar Bali || buserindonews.com – Pengukuhan Kepala Kantor OJK Provinsi Bali Denpasar, 15 April 2026….












