Jepara|| buserindonews.com – Puluhan warga dari Desa Banyuputih dan Gemulung, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang PT Hwaseung Indonesia (PT HWI) pada Senin pagi, 26 Mei 2025. Mereka menuntut perusahaan memprioritaskan warga setempat dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap sulitnya warga memperoleh pekerjaan di PT HWI, meskipun lokasi pabrik berada di lingkungan mereka.
Warga menilai proses rekrutmen tidak transparan dan lebih banyak merekrut tenaga kerja dari luar daerah. Mereka mendesak PT HWI mengutamakan tenaga kerja lokal dan memenuhi komitmen pembangunan infrastruktur di lingkungan sekitar. Aksi unjuk rasa ini dipimpin oleh Ketua Organisasi Masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) Jepara, Supriyo Handono.
PT HWI telah berdiri di Desa Banyuputih selama empat tahun dan telah memberikan kontribusi pada masyarakat sekitar melalui program CSR senilai Rp 2 miliar per tahun untuk pembangunan infrastruktur dan kegiatan lainnya. Namun, warga masih merasa terpinggirkan dari kesempatan kerja di perusahaan yang berdiri di atas tanah wilayah mereka
Aksi unjuk rasa berlangsung damai dan mendapat pengawalan ketat dari Polres Jepara. Warga berharap pihak manajemen PT HWI membuka ruang dialog dan merespons tuntutan mereka. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT HWI terkait aksi unjuk rasa tersebut. ( AP )
















