Daerah  

WARGA GERUDUK KANTOR DESA BEUSI,PERTANYAKAN BANTUAN YANG DI DUGA TIDAK TRANSPARAN

Majalengka BI.
Sebagian warga masyarakat Desa Beusi dari blok Kamis -Jum’at-Sabtu yang merasa geram dengan tidak terbukanya soal bantuan mendatangi kantor Desa Beusi Untuk  audensi dengan kades Beusi yang di wakili oleh Agus Bagus sebagai perwakilan  warga masyarakat.

Agus menyampaikan beberapa point keluhan ketidak puasan warga yang mana  langsung melontarkan beberapa point pertanyaan langsung di Forum audensi desa kepada Kepala Desa, mengenai tumpang tindih nya bantuan yang mana warga sudah mendapatkan PKH ataupun BPNT ternyata dapat juga bantuan langsung tunai BLT – COVID 19.

Mempertanyakan apakah untuk bantuan bantuan BANPUS – BANPROP – BANSOS – BAZNAS dan juga BLT – Covid 19 yang dapat adalah saudara kerabat dari RT dan RW juga kedekatan dengan pemerintahan desa, karna yang dapat bantuan tersebut kebanyakan keluarga RT dan RW di buktikan bahwa untuk penerima BLT – Covid 19, unsur RT dan RW dapat bantuan tersebut.

Agus minta dikaji di tinjau kembali sesuai dengan temuan gejolak di warga masyarakat tentang kurang transparannya pemdes Beusi, sehingga warga masyarakat  kurang tau siapa siapa warga masyarakat yang dapat bantuan terutama bantuan dari “KEMENDES” BLT Covid 19.

Uus Usman selaku kades menjelaskan bahwa yang tumpang tindih itu mungkin di keluarga nya masih ada yang sekolah,sebetulnya masalah bantuan PKH dan BPNT pemerintahan desa tidak di libatkan, baru baru sekarang ini saya tarik semua alhamdulilah saya sudah berkomunikasi dengan pendamping/perwkilan PKH yakni ibu ini dari beusi dan perwakilan ibu onih dari entuk, untuk PKH belum ada penambahan alhamdulilah untuk BPNT sudah ada tambahan 84 KK dan untuk BLT – DD Covid 19 saya semuanya serahkan kepada bpk RT – RW, silahkan cari semua data yang masuk ke katagori bantuan BLT yang jumlah semuanya186 KK yang dana nya dari DD,  kalau masalah tumpang tindih penerima bantuan ataupun dana dobel saya belum mendapat laporan dari bpk kadus tentang masalah itu  kades Uus Usman mengakhiri pidatonya.

Di tempat yang sama berlangsung nya audensi Camat Ligung  Maman Khomarudin Menambahkan dalam pidato nya menerangkan semua bantuan dari pusat maupun dari provinsi secara detail  dengan juklak dan juknis nya secara real.

Kapolsek Ligung Aiptu Umang Sumarsa SH,  dalam  pidato nya  sangat berterima kasih dalam acara ini berlangsung tertib dan aman, serta mudah mudahan apresiasi masarakat ini mendapat solusi yang terbaik. Menyimak ada beberapa hal yang mungkin saya tambahkan mungkin kaitannya dengan BLT atau dengan BANSOS, tadi sudah di sampaikan ada beberapa pintu kalau tidak salah ada 9 pintu bantuan dari pemerintah dan khawatir insya Allah yang berhak untuk menerima itu pasti menerima, dan dari 9 pintu itu tidak bisa menerima 1 orang disini kemudian menerima lagi disini, tadi padahal ada yang 1 pintu dapat 2, dalam kesempatan itu  Kapolsek minta penjelasan tentang data tersebut nanti di sampaikan kepada kades, yang 1 orang menerima 2 jenis bantuan kalau memang ada sesuai dengan ucapan pa camat itu harus di kembalikan.

Sekcam Endang Triana  selaku Ketua kordinator bantuan sosial PKH dan BPNT menyampaikan secara detail tentang semua bantuan yang ada, sehingga masyarakat bisa mengetahui dengan sejelas jelasnya tentang bantuan- bantuan dari pemerintah pusat dari provinsi maupun dari daerah.  (Dasuki Krisna)

[wp_reusable_render id='61694']

Respon (2)

  1. Tolong kasih data yg akurat kepada masyarakat agar tidak terjadi salah paham yg dapat menimbulkan gejolak yg mengarah ke demo atau anarkis trasparansi suatu kabar berita atau data sangat penting dan di butuhkan oleh masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *