Buserindonews.com
KABUPATEN BOGOR — Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026. Kegiatan tersebut berlangsung serentak di tiga lokasi di wilayah Kabupaten Bogor pada Rabu (21/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Andri Hadian, S.T., S.E., M.M., mengatakan bahwa GPM Istimewa merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
“GPM Istimewa merupakan salah satu upaya untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Andri saat berada di lokasi kegiatan.
Menurut Andri, pelaksanaan GPM Istimewa hari ini digelar di tiga lokasi, yakni Kecamatan Cileungsi, Kecamatan Ciawi, dan Kecamatan Cigombong.
Di Kecamatan Cileungsi, kegiatan dipusatkan di halaman Mushola Arrum Al-Hamid, Desa Cileungsi. Sementara itu, di Kecamatan Ciawi, GPM Istimewa berlangsung di halaman Kantor Desa Citeureup, dan di Kecamatan Cigombong bertempat di halaman Kantor Desa Ciburuy.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pelaksanaan GPM Istimewa di halaman Mushola Arrum Al-Hamid, Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
Kepala Desa Cileungsi, Burhanudin, S.Par., mengatakan warga menyambut antusias kegiatan tersebut. Masyarakat memanfaatkan kesempatan itu untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurut Burhanudin, kegiatan GPM Istimewa sangat bermanfaat bagi masyarakat, Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Dinas Ketahanan Pangan, yang telah menyelenggarakan GPM Istimewa di wilayah Desa Cileungsi.
Burhanudin berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, yang telah menggelar GPM Istimewa di wilayah Desa Cileungsi. Kami berharap kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Burhanudin.
DKP Kabupaten Bogor telah menjadwalkan GPM Istimewa pada Kamis (22/10/2026) di empat lokasi, yaitu Kecamatan Leuwiliang, Kecamatan Pamijahan, Kecamatan Cariu, serta Kecamatan Nanggung Parakanmuncang.
Selain itu DKP Kabupaten Bogor juga telah menjadwalkan pelaksanaan GPM Istimewa di masing masing wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor dengan agenda yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendekatkan akses pangan kepada masyarakat sekaligus mendukung stabilisasi pasokan dan harga berbagai komoditas kebutuhan pokok.
Dengan di adakan nya Gerakan Pasar Mutah, diharapkan masyarakat dapat memperoleh beragam komoditas pangan, di antaranya beras, telur ayam, minyak goreng, tepung terigu, aneka sayuran, produk makanan beku (frozen food), daging ayam, dan mie instan.
Melalui pelaksanaan GPM Istimewa 2026, DKP Kabupaten Bogor berupaya memperluas akses masyarakat terhadap kesediaan bahan pangan sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (ICS)
















