Daerah  

Pasar Murah( OPM) di Kelurahan Karang Raja di Hadiri Walikota

 

PRABUMULIH || buserindonews com Lencanapublik.com Operasi Pasar Murah (OPM) di Kelurahan Karang Raja yang dilaksanakan oleh Disperindag Kota Prabumulih dihadiri juga oleh Walikota Ir. H. Ridho Yahya MM, dan Camat Kecamatan Prabumulih Selatan, Soekarno SH. Selasa 14/12/2021.

Operasi Pasar Murah adalah salah satu program pemerintah kota dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak krisis oleh pandemi ini.

 

Dalam kesempatannya hadir di Kelurahan Karang Raja, Ridho Yahya memberikan kejutan kepada lansia diatas 70 tahun yang datang dalam program ini. Kejutan itu yakni, bagi lansia tersebut mereka mendapatkan paket sembako secara gratis.

 

“Nah untuk ibu-ibu atau bapak, yang usianya diatas 70 tahun kita gratiskan,” ucap Walikota membuat aula kantor Kelurahan Karang Raja menjadi meriah.

“Untuk yang lainnya tetap membayar seharga yang sudah ditentukan oleh kelurahan,” tambah Suami Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

 

Lurah Kelurahan Karang Raja Leliana Santika S.Pt. didampingi Camat Prabumulih Timur Joni Panhar, menjelaskan, bahwa hari ini ada 180 paket sembako yang dijual dengan harga murah.

 

“Ada 180 paket, yang kalau ditotal harganya kisaran 48.000 namun dengan program ini kita menjual dengan harga 20 ribu rupiah. Bukan cuma paket sembako, namun juga kita tambah dengan nasi untuk makan siang ini,” jelas Liliana.

Joni Panhar selaku Camat di kecamatan Prabumulih Timur berharap agar masyarakat yang tidak mendapatkan kupon belanja murah ini tidak berkecil hati.

“Program ini khusus bagi masyarakat yang memang benar-benar layak mendapatkannya. Kami berharap agar bagi yang belum mendapatkan kupon dapat bersabar,” jelasnya.

 

Warga empat RW yang terdata mendapatkan kupon belanja ini, terlihat antusias mendatangi kantor lurah. Para staf kelurahan juga sudah bersiap melayani setiap warga yang datang belanja paket sembako murah ini.

 

Selain di Karang Raja, Operasi Pasar Murah ini juga dilaksanakan di Kelurahan Karang Jaya, Muara Dua, dan Tugu Kecil reporter ( Edi Sanjaya)

Tinggalkan Balasan