Purwakarta || buserindonews.com – Masih dalam masa pandemi Covid-19 yang belum sirna, Kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) tetap dilaksanakan, karena sudah menjadi agenda dan program Kementrian Agama Republik Indonesia diseluruh wilayah di Nusantara, termasuk diantaranya Kemenag Seksi PENMAD Kabupaten Purwakarta, namun tetap pada pelaksanaannya tetap menjalankan prokes sebagai mana mestinya mengingat pandemi yang saat ini mewabah belum sepenuhnya hilang.
Pengawas Madrasah Ibtidaiyah Pokjawas) ( MI ) Kabupaten Purwakarta, diantaranya Dedi Sunardi, S.Pd.I dan Aceng Abdul Majid, S.Ag, didampingi Kepala Madrasah Ibtidaiyah, Hj Asiatul Munawaroh, S.Pd.I, dalam kunjungannya untuk PKKM di MI Thoriqusaadah Gandamekar Plered Purwakarta.
Diawal tahun 2022, tepatnya ( Selasa, 18/01/2021 ) seluruh pengawas Madrasah intens melaksanakan PKKM kepada seluruh Kepala Madrasah disemua Jenjang pendidikan, baik di lembaga pendidikan negeri maupun swasta, salah satunya pada Madrasah Tingkat Dasar, dimana MI Thoriqusaadah adalah Lembaga Pendidikan Swasta di bawah naungan Yayasan Thoriqussa’adah Ganda Mekar Binaan Kementrian Agama RI, dimana Lembaga ini lebih mengedepankan pendidikan berciri khas Agama Islam, tapi perlu diketahui oleh publik“ bahwa untuk durasi lamanya waktu dalam KBM ( Kegiatan Belajar Mengajar ) untuk pendidikan umum sama sekali tidak dikurangi begitupun dengan jumlah mapel ( mata pelajaran ), sebagaimana yang biasa dilaksanakan di Sekolah Dasar pada umumnya.
Adapun team pengawas yang berkunjung ke MI Thoriqusaadah terdiri dari 2 orang, dimana kata Dedi Sunardi, S.Pd.I, “tujuan utama kunjungannya yaitu untuk bersilaturahmi dan melakukan supervisi penilaian dan monitoring kinerja Kepala Madrasah, dalam upaya meningkatkan profesionalisme Kepala Madrasah untuk menjalankan tugas tugasnya, selain pemeriksaan administrasi Kepala Madrasah dari arsip media data, juga untuk melihat secara langsung perkembangan Madrasah ini selama kepemimpinannya, juga menjawab langsung beberapa pertanyaan yang kami tanyakan yang ada hubungannya dengan tupoksi Kamad, dimana salah satunya dalam upaya mengantisipasi segala persoalan dan tantangan diera modernisasi, karena itu dilaksanakannya kegiatan; ini bagian tugas kewajiban kami selaku pengawas untuk melaksanakan Program dan agenda yang wajib dilaksanakan, demi kemajuan Madrasah itu sendiri. Adapun acuan regulasi hukumnya berdasarkan Amanah Dirjen Pendis No.1111 Tahun 2019” Terangnya.
Dari sekitar 60 MI, baru 16 MI tahun ini yang melaksanakan PKKM yang ada di Kabupaten Purwakarta untuk tingkat dasar, Adapun yang disupervisi pada hari selasa (18/01/2022) yaitu salah satunya adalah MI Thoriqusaadah Gandamekar Kec.Plered Kab.Purwakarta dan MI Miftahussalamah Kp.Babakan Sawah Desa Gandamekar Plered Purwakarta.
Kepala Madrasah MI Thoriqusaadah dalam sambutannya; ucapan terimakasih dan menyampaikan selamat datang kepada Team Pengawas Madrasah yang telah berkunjung di Madrasah ini, dalam rangka melakukan kegiatan yang dimaksud.
“Kami selaku Kepala Madrasah Ibtidaiyah Thoriqusaadah dan segenap jajaran yang ada, termasuk juga dari pihak yayasan berikut dari Komite Madrasah yang Alhamduliiah turut hadir, mengucapkan selamat datang kepada Team Pengawas Madrasah dari Kemenag Seksi PENMAD Kab.Purwakarta yang telah berkunjung ke Madrasah ini,” sambut Hj Asiatul Munawaroh, S.Pd.I yang sering disapa “Ibu Neneng”.
Beliau juga sempat menyampaikan prinsip dasar yang dikembangkan di Madrasahnya. Pada lanjutan sambutannya Ibu Hj Neneng “sapaan”, “MI Thoriqusaadah yang berada di Kp.Ciserang RT.01/01 Desa Gandamekar Kec.Plered Kab.Purwakarta Jawa Barat dan para siswa/i nya adalah mayoritas anak didik yang terdiri dari wilayah dua Desa yaitu Dari Desa Gandamekar dan Desa Cibogogirang Kec. Plered Kab. Purwakarta, karena kebetulan secara Historis de facto dan Geografis tanah dan bangunan MI Thoriqusaadah ini berada dibatas antara dua Desa yang dimaksud, adapun dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran pendidikan diselenggarakan dengan regulasi yang sudah ditetapkan sesuai kaidah kaidah yang sudah termaktub secara umum, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal, apalagi untuk masa sekarang pembelajaran PTM belum sepenuhnya dijalankan, dan Ketika PTM ( Pembelajaran Tatap Muka ) pun tetap para siswa/I untuk tetapi mematuhi Prokes,“ sambungnya.
Pada lanjutan sambutannya, beliau menuturkan: “Dalam menyelenggarakan pendidikan, di MI Thoriqusaadah kami tetap memperhatikan aspek aspek, pendidikan berciri khas Agama Islam, dengan tujuan bisa mencetak generasi penerus yang berahlaqulkarimah, ilmu yang bermanfaat untuk kemaslahatan dirinya dan sesamanya, sebagai penerang dari kegelapan yang mana pada akhirnya bisa bermanfaat di dunia maupun akhirat, hal lainnya dari sisi ekonomi dan sosial masyarakat dlingkungan madrasah ini sangat heterogen, (Kalangan Buruh Tani dan Pedagang Keliling) tapi tetap memegang prinsip kebersamaan, kami tetap bersama warga Madrasah akan tetap berusaha agar madrasah; ini yang telah dipercaya dan diminati oleh masyarakat disekitar lingkungan masyarakat lebih diminati lagi untuk menyekolahkan putra putrinya ke Madrasah ini, walaupun memang secara jumlah penduduk di desa Gandamekar ini tak sebanyak jumlah penduduk yang ada di desa desa lainnya, apalagi sekolah jenjang tingkat dasar di Desa Gandamekar ini ada 4 Sekolah Tingkat Dasar, dimana SD nya ada 2 buah dan MI 2 buah, tapi itu bukan suatu hambatan untuk menambah kembali siswa/I untuk sekolah di madrasah ini, dan MI ini tetap harus bisa memperlihatkan keunggulan,untuk menarik minat orang tua /wali murid untuk menyekolahkan putra putrinya ke Madrasah, dengan berbagai upaya, sehingga secara bertahap dapat berkembang dengan sesuai harapan dan juga Mi ini dapat mencetak para siswa yang berakhlakulkarimah taat dengan agamanya dan berprestasi sebagai, sebagi buah dari proses yang telah dilaluinya serta harus diterapkan dalam kehidupan sehari hari, tak kalah pentingnya adanya soliditas kebersamaan antara pimpinan dan bawahan harus terus ditingkatkan juga pengadaan sarana prasarana penunjang lainnya bisa terakomodir, mudah mudahan kedepannya terkait sarana pendukung bisa terpenuhi sesuai kebutuhan secara bertahap,” sambungnya..
Kemudian sambutan berikutnya dari Pengawas Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Purwakarta, Dedi Sunardi, S.Pd.I, Ia menuturkan dihadapan kami dari Awak Media Nasional Cetak dan Online Buser Indonesia ( buserindonews.com ), saat kami comfirmasi, terkait kegiatan yang dilaksanakan saat itu.
Beliau menginginkan Madrasah dalam melaksanakan kegiatannya selalu mengedepankan suasana nyaman dan kondusif, serta para pendidiknya harus terlihat kompak dan selalu semangat dalam menjalankannya.
Dedi Sunardi, S.Pd.I juga menegaskan bahwa Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) ini adalah kegiatan nyata untuk melihat seberapa besar tingkat pengaruh Kepala Madrasah dalam melaksanakan tupoksinya, untuk itu maka menurutnya harapan yang akan dipandang perlu adalah dengan usaha pengembangan madrasah,menjalankan pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan (Tendik), dan hasil dari kinerja Kepala Madrasah yang bersangkutan.
Team Pengawas Madrasah selanjutnya akan melakukan tahapan tahapan untuk memeriksa data data yang yang sudah dipersiapkan oleh Kepala Madrasah dimana dari data profil madrasah yang kami dapatkan ( Red BI ) bahwa staf/para gurunya/tenaga pendidik laki lakinya terdiri dar ada 4 orang berikut operator madrasah dan guru perempuan ada 4 orang, Disela sela pemeriksaan sedang berlangsung، dalam hal ini para pengawas memiberikan kesempatan bicara untuk berdialog dan dalam dialognya juga banyak memberikan sumbangsihnya serta masukan yang sangat bermanfaat untuk keberlangsungan kegiatan pendidikan di lembaga Madrasah ini. Adapun tugas pokok khususnya Kepala Madrasah terkait “TUPOKSI” seorang Kepala Madrasah dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.
Sambung Dedi,Sunardi, S.Pd.I, “ Untuk hal ini ada beberapa aspek yang akan kami lihat dan kaji kaitnanya dengan PKKM ini diantaranya pengembangan madrasah sebagai bagian pokok dari seorang kepala madrasah, dimana pelaksanaan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan, dan hasil kinerja kepala madrasah,” tegas Dedi Sunardi, S.Pd.I.
Kemudian penqwas lainnya yaitu Aceng Abdul Majid, S.Ag. selaku pengawas Madrasah juga, yang ditugaskan mengevaluasi serta bagaimana merefleksikannya, beliau memberikan apresiasi kepada seluruh yang terlibat dalam PKKM ini.
Menurutnya: “PKKM ini meskipun yang dilihat adalah kinerja Kepala Madrasah, namun dalam pembuktian data pendukung serta penyiapannya tidak mungkin Kepada Madrasah menyiapkan sendiri, pasti semua steakholder yang ada dalam hal ini para tenaga pendidik dan operator ikut andil dalam bagian ini.Juga “Kami sangat mengapresiasi pada seluruh potensi semua jajaran steakholder yang ada du madrasah ini dimana telah solid bersama sama dalam mempersiapkan acara ini, memang kita harus diketahui, bahwa acara ini meskipun yang dilihat adalah Kepala Madrasahnya, namun dalam pembuktian kinerjanya pasti melibatkan semua unsur tenaga pendidik dan juga operator yang ada,” terangnya.
Dipenghujung sambutannya setelah selesai PKKM beliau mengingatkan dan berpesan, ( Aceng Abdul Majid, S.Ag ) “Saya ingatkan kembali terkait dengan berbagai hal yang harus diperhatikan agar kedepannya MI Thoriqusaadah mampu menjadi lebih baik lagi dan bisa jadi yang terbaik, saya juga berpesan kepada seluruh warga MI Thoriqusaadah Gandamekar untuk tetap menjaga kekompakan, serta kita yang masih dirundung masa pandemi Covid-19 tetapi tetap laksanakan Prokes dengan menerapkan 5 M. Semoga Alloh SWT agar senantiasa melindungi kita semuanya agar terhindar dari segala penyakit dan mara bahaya, Ammin ” Imbuhnya. ( SB.S.Ag – Ka-Biro BI PWK )
















