Purwakarta || BI – TIindakan nekat seorang pemuda mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri merupakan tindakan yang sia sia, dan kejadian tersebut sudah sering terjadi.
Hal ini terjadi pada seorang pemuda asal dari Kp. Anjun Desa Anjun RT.02/01 Kec.Plered Kab. Purwakarta dengan inisial (IG) 38 Th, anak dari Bapak ( AS), pemuda yang sudah bercerai ini diduga awalnya ditinggal istrinya untuk bekerja menjadi TKW diluar negri, namun setelah habis kontrak, 8 bulan sebelum tragedi ini istrinya minta cerai dan dicerailah.
Sontak saja (IG) tidak mau diceraikan dan meminta istrinya agar rujuk kembali, namun karena didesak terus, suaminya mengambil jalan pintas dengan menggantung diri dengan sarung warna coklat, (bunuh diri), diduga hasil informasi yang kami dapatkan dari salah seorang tokoh di Desa tersebut Eman, “bahwa pemuda tersebut diduga merasa frustasi dan ada tekanan psikis atas permintaan istrinya karena mungkin istrinya merasa suaminya tidak bekerja secara maksimal selama ditinggalkan istrinya bekerja diluar negri menjadi TKW”, katanya.
“Kejadian tersebut diketahui ibu Bapaknya sendiri pada hari Rabu, 12/10/2022 sekira pukul 07.00 WIB dikamar dekat gudang rumahnya’ Sambung Eman.
Kini kasus tesebut sedang dalam penanganan pihak berwajib.
(Red Ka-Biro BI/PWK)
















