Daerah  

Jaringan Irigasi Dibangun Untuk Tingkatan Hasil Pertanian

Ciamis, (BI) – Keterbatasan sarana irigasi menjadi penghalang dalam bidang pertanian, apalagi sebagian besar lahan pertanian terutama lahan sawah masih lahan tadah hujan. Padahal pembangunan pertanian menjadi skala prioritas Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Apalagi sektor pertanian masih merupakan sumber ekonomi sebagian besar masyarakat. Bahkan daerah ini menjadi pemasok terbesar hasil pertanian terutama padi di Lakbok.

Pembangunan jaringan irigasi ini merupakan modal utama bagi petani untuk meningkatkan produktifitas petani. Semoga dengan pembangunan ini kedepannya sesuai dengan hasilyang diharapkan.

Jasri, salah satu petani yang merasakan langsung manfaat dari program tersebut, mengungkapkan bahwa sawahnya sekarang mampu berproduksi dengan lebih baik. Dengan adanya pembangunan infrastruktur, Jasri menyebut bahwa produktivitasnya telah meningkat, yang tentu saja berkontribusi pada perbaikan taraf ekonomi dia dan petani lainnya.

“Alhamdulillah, sekarang kami tidak perlu lagi khawatir. Sejak ada irigasi, kami dapat meningkatkan produksi,” kata Jasri. Selasa, 17 Oktober 2023.

Ungkapan Jasri mewakili perasaan ribuan petani lain yang juga merasa terbantu oleh program DPKP. Harapan mereka adalah bahwa dengan pembangunan saluran irigasi ini, pasokan air untuk sawah mereka akan lebih lancar.

“Saya berharap, pasokan air untuk sawah akan lancar dengan adanya irigasi ini,” ujar Jasri.

Dudung Abdul Syukur, S.E.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian menyatakan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, terutama di Kabupaten Ciamis di mana mayoritas penduduk mencari nafkah sebagai petani.

Asep S

Tinggalkan Balasan