Blora ll buserindonews.com – Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Blora bersama dengan Media ngopi bareng di Area salah satu tempat wisata di Blora, di cafe Tempuran. Kamis (14/12/2023).
Dalam acara sosialisasi tersebut, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) menggandeng Media massa untuk proses penyampaian informasi tentang tahapan dan program Penyelenggaraan Pemilu, dan dalam proses penyampaian informasi kepada Pemilih untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran Pemilih tentang Pemilu, kepada masyarakat dalam pemilihan umum ( pemilu ) yang akan datang.
Dalam acara tersebut, KPU Blora mengundang Kepala Dinkominfo Blora dan sejumlah media massa termasuk surat kabar, stasiun televisi, dan portal berita online.
Dalam pidato sambutan, komisi divisi perencanaan data dan informasi, Heni Rina Minarti, mengungkapkan peran penting media pres untuk membantu sosialisasi pemilu dan tahapannya untuk tingkatkan partisipasi pemilih di Blora.
“Saat ini pemilu kurang 60 hari lagi, jadi tingginya partisipasi pemilih tanda kesadaran demokrasi juga meningkat. Peran Media sangat vital untuk tingkatkan partisipasi pemilih. Untuk itu kami mohon teman-teman media bisa membantu tugas kami,” ucapnya Heni.
Para insan pres dan media massa diajak untuk ngopi bareng sambil mendiskusikan isu-isu terkait pemilu. Dan Sesi sosialisasi pemilu ini melalui pemaparan dan tanya jawab.
Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Blora, Ahmad Mustakim berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemilu dan menggunakan hak pilih mereka.
“Dengan melibatkan media massa, informasi tentang pemilu dapat disampaikan secara luas dan akurat kepada masyarakat,” ucap Mustakim.
Lanjut Mustakim, dalam kegiatan ini peserta juga dapat saling bertukar pikiran dan pengalaman tentang pemilu, sehingga tercipta kesadaran kolektif untuk berpartisipasi dalam pemilu yang berkualitas. Mustakim berharap bahwa melalui acara ini, masyarakat akan semakin aktif dalam memilih pemimpin yang sesuai dengan harapan mereka.
“Dengan partisipasi yang tinggi, pemilu dapat menjadi cermin demokrasi yang sehat dan kuat. Dan dengan berkolaborasi dengan media, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilu,” tegas Mustakim.
Mustakim menerangkan, dalam era digital seperti sekarang, peran media massa sangat vital dan penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Melalui kerjasama antara KPU dan media, diharapkan informasi tentang pemilu 2024 dapat tersampaikan secara lugas dan mudah kepada masyarakat.
“Dengan demikian, masyarakat dapat membuat keputusan yang tepat saat memilih pemimpin yang akan memimpin negara ke depan,” ujar Mustakim.
Mustakim mendorong peran aktif media dalam memberikan informasi tentang pemilu dalam rangka untuk meningkatkan partisipasi pemilih.
“Dengan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pemilu, diharapkan masyarakat akan semakin aktif dalam memilih pemimpin yang berkualitas. Mari nyoblos pada Rabu, 14 Februari 2024 di TPS masing-masing dan jangan Golput,” pungkas Mustakim.
Terpisah komisioner divisi hukum dan pengawasan, Norman Pramono memastikan dalam proses perekrutan kelompok panitia Di saat yang sama, Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan, Noorman Pramono memastikan bahwa dalam proses perekrutan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Tempat Pemungutan Suara ( TPS ), di seluruh kabupaten Blora. Yang berjumlah 20.000 anggota KPPS untuk sekitar 2000an lebih.
“Kami pastikan seluruh calon anggota KPPS yang direkrut sudah kami cek dan sweeping latar belakang mereka, tidak terlibat atau menjadi anggota partai Politik, dan itu harus menandatangani fakta integritas untuk bersikap netral dalam melaksanakan tugasnya.” ujar Noorman Pramono.
terpisah Ahmad solikin juga meminta kepada seluruh media untuk bisa memberikan informasi yang akurat, terkait dugaan kecurangan pemilu dalam setiap tahapannya kepada seluruh anggota KPUD Kabupaten Blora. Agar bisa diantisipasi dan ditindak lanjuti bersama badan pengawas pemilu ( Bawaslu ).
Disaat yang sama kepala dinkominfo Pratikto Nugroho dalam kesempatan itu, menjelaskan pentingnya mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk menjaga kualitas demokrasi.
“Kuncinya edukasi, dengan tujuan membekali masyarakat cakap digital melalui empat pilar. Yaitu digital skill, kecakapan memanfaatkan media digital. Digital Ethics, menjaga sikap dan menyesuaikan diri tetap rasional. Digital Safety, keamanan informasi. Digital Culture, wawasan kebangsaan dalam berinteraksi di ruang digital,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu juga dia menjelaskan kembali, terkait mengatasi berita hoaks. Hal itu penting diketahui masyarakat bahwa dampak berita hoaks, bisa menimbulkan opini negatif, menimbulkan perpecahan, merugikan masyarakat, dan tidak mempercayai fakta.
Cara mengatasi berita hoaks, periksa sumber berita, membaca keseluruhan berita, bergabung dengan group anti hoaks, hindari judul yang provokatif, periksa alamat situs. Dan untuk laporan pengaduan masyarakat Blora, bisa membuka Gardu Lapor Mas Arief, Gardu tersebut sebagai portal pengaduan online melalui smartphone untuk mewadahi aspirasi masyarakat se-kabupaten Blora. Menciptakan wadah aspirasi bagi masyarakat agar ikut sesarengan mbangun Blora.
Cara menyampaikan aduan, buka google lapor.blorakab.go.id, mengisi platform NIK: …., Nama : ….. No Hp : ….. Kategori pengaduan : ………., Isi pengaduan : ……., selanjutnya tinggal klik lapor.
( Angga )
















