Majalengka || buserindonews.com – Program anggaran Bantuan Provinsi Banprov Jawa Barat tahun anggaran 2024, Desa Trajaya Kecamatan Palasah Kabupaten Majalengka yang di alokasikan untuk pengaspalan jalan blok minggu Desa Trajaya Kecamatan Palasah diduga tak sesuai spesifikasi, serta terindikasi adanya dugaan lebihan anggaran.
Pasalnya, menurut keterangan narasumber yang enggan diekspos namanya mengatakan kepada pihak media pekerjaan yang dihitung baru seumur jagung itu diduga mudah sekali terkelupas. Kata narasumber (27/7/24)
“Di lokasi terdapat genangan air buangan cucian sepeda motor warga yang menggenang di bagian tengah jalan. Nampak di bagian pinggir sengaja di per tebal dan di bagian tengah tipis, terkesan ada unsur kesengajaan. Jelas narasumber yang diterima oleh media.

Lebih lanjut narasumber menjelaskan, dalam teknis pelaksanaan saat melakukan pengerjaan diduga kurangnya material emosi atau perekat yang dikucurkan sebelum ditimpa aspal Hotmix. Sehingga hasilnya cukup mudah di congkel hanya dengan menggunakan jari tangan, ini ada videonya. “Paparnya
“Pekerjaan Banprov Desa Trajaya Kecamatan Palasah padahal masih seumur jagung sudah gampang sekali terkelupas, di bagian tengah terlihat tipis, di bagian pinggir ketebalan. Terlihat waktu ada warga yang membuang air cucian sepeda motor air menggenang di tengah jalan.” Terangnya
Pengerjaan Hotmix yang bersumber dari Anggaran Banprov atau Bantuan Provinsi Jawa Barat, Dengan nilai Anggaran. Sebesar Rp.83.750.000 dengan Panjang 205,00 x 2.00, dan tertera pada papan proyek pengerjaan Hotmix tersebut.

Guna memenuhi isi dalam pemberitaan supaya berita kami check and balance, Kamu tim awak media. Mencoba mendatangi kantor Kepala Desa Trajaya untuk melakukan konfirmasi prihal tersebut. Senin (30/7/24)
“Kebetulan pa Kuwu tidak ada pa, Dia lagi sakit pak. Kayaknya pa Kuwu lagi ke Rumah sakit lagi kontrol. “Ujar Pamong Desa
Keesokan harinya kami Tim awak media mencoba mendatangi lagi kantor Kepala Desa Trajaya, Karena kami awak media ingin mendapatkan ketenangan lebih jelas. Begitu sampai ke kantor Kepala Desa Trajaya Kami Tim awak bertemu dengan kepala Desa.
“Kebetulan di Desa kami tidak ahli untuk pengerjaan Hotmix, Jadi untuk. Pekerjaan itu kami ambil dari lar dan yang mengerjakan nya pak Hendra dari Majalengka.
Prihal dengan pekerjaan tersebut Alhamdulillah sudah beres, Mengenai jalan itu sudah Ruksak lagi mohon maaf pak itu sebelah mana yah karena tadi pagi saya lewat baik-baik sajah jalannya tidak ada yang Ruksak. “Ujar Nanang Ketika sesi Wawancara di ruangannya.
“Kebetulan ketika saat pengerjaan saya tidak ada di lokasi, Karena saya Lagi sakit. Lanjutnya, Saya lagi mencret bolak balik saja ke kamar mandi. Bahkan dalam satu hari itu saya tidak keluar rumah dan tidak ngantor.
“Masih Nanang, Mengenai pekerjaan yang rusak itu bukan di sengaja. Kami pihak Desa akan minta komplen ke Pemborongnya.
Untuk tentang adanya kelebihan anggaran dalam pengerjaan Hotmix itu, Saya tidak tahu apa-apa. Karena kami disini juga bikin RAB Pake ahli dan RAB itu di Verivikasi oleh pihak Dinas Uptd BMCK. “Pungkasnya. (Jonkey)
















