Daerah  

Mbah Pardi: Karnaval HUT ke-79 di Bogorejo Tumbuhkan Patriotisme dan Promosikan Potensi Desa

Blora ll buserindonews.com – Perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Bogorejo tahun ini mendapat apresiasi tinggi dari H. Supardi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Blora dari Partai Golkar. Dalam kesempatan tersebut, Mbah Pardi sapaan Akrabnya, menyampaikan pandangannya mengenai pelaksanaan karnaval yang berlangsung dengan semangat patriotisme dan partisipasi yang luar biasa dari masyarakat.

“Iya, kita sangat mengapresiasi perayaan ini, khususnya dalam memperingati 17 Agustus yang ke-79. Antusiasme masyarakat di Kecamatan Bogorejo sungguh luar biasa. Momentum ini memiliki dua latar belakang penting: pertama, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa pahlawan yang telah merebut kemerdekaan, sehingga kita bisa hidup merdeka hingga saat ini. Kedua, sebagai motivasi untuk selalu menghormati leluhur kita, agar nilai-nilai yang terkandung dalam Proklamasi 17 Agustus 1945 bisa terus kita resapi dan kenang kembali,” ujar Mbah Pardi.

Aktualisasi Nilai-Nilai Budaya Lokal

Karnaval HUT ke-79 ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menampilkan nilai-nilai budaya lokal yang ada di Kecamatan Bogorejo. Menurut Mbah Pardi, berbagai seni tradisional dan simbol-simbol perjuangan turut menghiasi karnaval, seperti seni barongan, seni khadroh, dan tampilan yang merepresentasikan wajah-wajah tempo dulu.

“Itu sebuah aktualisasi dari rasa patriotisme kita. Banyak kegiatan seni yang ditampilkan, baik di tingkat desa maupun kecamatan. Misalnya, seni barongan, seni khadroh, dan berbagai penampilan yang menggambarkan para pejuang 45. Ini semua adalah ungkapan rasa memiliki terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.

Promosi Potensi Desa Melalui Karnaval

Mbah Pardi juga menekankan peran karnaval ini dalam mempromosikan potensi-potensi desa, baik dari sisi seni, pertanian, maupun kekayaan budaya lainnya. Ia melihat setiap desa berusaha memberikan penampilan terbaiknya, yang tidak hanya menunjukkan semangat kebangsaan, tetapi juga menggali dan menampilkan keunggulan desa masing-masing.

“Semangatnya sangat jelas, tiap desa berusaha memberikan penampilan yang terbaik dalam rangka memperingati 17 Agustus ini. Ini sekaligus menjadi ajang untuk menggali potensi desa, mungkin dari seni barongan, unggulan pertanian, atau kesenian lainnya. Semua ini adalah ungkapan rasa cinta tanah air melalui karnaval 17 Agustus,” ungkap Mbah Pardi.

Dukungan dan Pesan untuk Masyarakat

Sebagai wakil rakyat, Mbah Pardi menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan masyarakat yang berpartisipasi dalam karnaval. Ia menyebutkan bahwa dirinya bersama rekan-rekan di DPRD selalu berupaya memberikan dukungan, baik dalam bentuk moril maupun materiil, agar perayaan HUT ke-79 ini dapat berlangsung dengan meriah dan bermakna.

“Kita sangat apresiasi, kita juga bermasyarakat. Di tingkat kecamatan, kita memberikan support, baik materiil maupun moril, kepada kegiatan-kegiatan masyarakat yang ingin menampilkan yang terbaik di karnaval ini. Kita sebagai anggota DPRD selalu berupaya mendorong peringatan 17 Agustus dengan berbagai kegiatan, seperti pentas seni, lomba-lomba, dan lainnya,” ujarnya.

Menutup wawancara, Mbah Pardi menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat Bogorejo agar momentum perayaan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap desa dan negara, serta menjadi pemicu untuk terus mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif dan konstruktif.

“Dengan adanya perayaan karnaval ini, kita berharap semoga momentum ini bisa menimbulkan rasa cinta terhadap desa dan negara. Ke depan, ini harus menjadi pemicu untuk ikut mengisi kemerdekaan dengan baik, dan selalu melakukan hal-hal yang benar dalam mengisi kemerdekaan ini,” pungkas Mbah Pardi.

Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah, karnaval HUT ke-79 di Kecamatan Bogorejo sukses menjadi ajang yang bukan hanya meriah, tetapi juga sarat dengan makna kebangsaan dan promosi potensi lokal.

(Angga)

Tinggalkan Balasan