Buserindonews| Sumedang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sejak Minggu 7 Februari 2021 sore, menyebabkan 11 desa di dua kecamatan setempat terendam banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Ayi Rusmana mengatakan, dua kecamatan yang terdampak banjir di antaranya, Kecamatan Tomo, dan Kecamatan Ujungjaya.
Di dua kecamatan tersebut, ketinggian air mulai dari 20 sentimeter hingga satu meter,” ucap Ayi Rusmana saat dihubungi Buserindonews melalui sambungan seluler.
Ayi menyebutkan, enam desa yang terendam banjir di kecamatan Ujungjaya yaitu, Desa Cipelang, Desa Sakurjaya, Desa Cibukuh, Desa Palabuan, Desa Kudangwangi, Desa Sukamulya, Desa Ujungjaya.
Di 6 desa tersebut ketinggian air mulai 20 centimer hingga 1 meter,” tuturnya.
Selain itu, ujar Ayi, penyebab banjir adalah intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan Sungai Cipelang, Sungai Cubarengkok, dan Sungai Cihaur meluap.
Banjir mengakibatkan pemukiman warga dan sawah terancam gagal panen akibat terendam banjir, namun belum bisa merinci luas sawah yang terendam,” kata dia.
Selain itu, kata Ayi, lima desa juga yang terendam banjir di Kecamatan Tomo, di antaranya Desa Cipeles, Desa Karyamukti, Desa Tomo, Desa Tolengas, dan Desa Marongge.
Menurutnya, di lima desa tersebut ketinggian air mulai 20 centimeter hingga 40 centimeter.
Banjir diakibatkan hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut, dan mengakibatkan Sungai Cimanuk dan Sungai Cilutung meluap. BPBD Sumedang dan unsur TNI/Polri terus memantau ketinggian muka air dan melakukan assesment ke lokasi kejadian,” ucapnya. (Ika/Jay)
















