Cara Polisi di Majalengka Cek Indentitas Warga Yang Ikuti Vaksinasi Tak Membawa KTP

  • Bagikan

Majalengka || buserindonews.com – Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi syarat wajib bagi warga yang hendak mendapatkan vaksinasi, Sebab, Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang yang terdapat di KTP menjadi tanda bahwa warga yang bersangkutan telah mendapatkan vaksinasi.

Petugas Polres Majalengka melakukan pengidentifikasian sidik jari kepada warga yang hendak vaksin untuk mengenali NIK warga yang bersangkutan. Ungkap Kasi Propam IPTU Budi Wardana saat menyaksikan warga yang sedang alat pendeteksi NIK atau Mobile Automated Multi-Biometric Identification System (Mambis). Kamis (17/3/2022).

Lalu, bagaimana jika warga yang hendak vaksin, namun KTP-nya tertinggal? Di Majalengka, Kepolisian Resor Majalengka memiliki solusi.

Nantinya, warga tersebut terdaftar di aplikasi PeduliLindungi yang ditentukan pemerintah sebagai aplikasi pelacak Covid-19 yang digunakan secara resmi untuk pelacakan kontak digital di Indonesia. Terang Kasi Propam.

Dalam gelaran vaksinasi presisi serentak Polres Majalengka di Gor Desa Liangjulang Kecamatan Kadipaten, polisi menyediakan alat pendeteksi NIK bernama Mobile Automated Multi-Biometric Identification System (Mambis). Jelas IPTU Wardana.

Sehingga, bagi warga yang tidak membawa KTP tetap dapat divaksin, karena NIK yang bersangkutan terdeteksi di alat tersebut, Mambis sendiri mampu mengidentifikasi sidik jari dan retina mata dari seseorang melalui integrasi sistem dengan database E-KTP. Jelasnya. (Red)**

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Buser Indonesia