Sumedang ||BI Dalam rangka pelaksanaan Operasi Jaran Lodaya 2026, Polres Sumedang terus meningkatkan kegiatan preventif melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.
Pada Sabtu malam (30/5/2026), kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 21.30 WIB di wilayah hukum Polres Sumedang. Kegiatan dipimpin oleh Kabaglog Polres Sumedang KOMPOL Karyaman, S.H., M.H., didampingi Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya, S.H., M.H., Panit Min Intelkam Polsek Jatinangor IPDA Ronny Firmansyah, S.H., Pamapta IPDA Amsal Sumba Sitanggang, S.Tr.I.K., serta diikuti personel gabungan piket fungsi Polres Sumedang.
Patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan dan titik rawan gangguan kamtibmas, dimulai dari Mako Polres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung, Jalan Prabu Geusan Ulun, Jalan Mayor Abdurahman, kawasan Taman Telor, Bundaran Alamsari, hingga kembali ke Mako Polres Sumedang. Selain itu, petugas juga melakukan koordinasi dan pengecekan situasi keamanan di Lapas Kelas IIB Sumedang serta memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para pelajar dan pemuda yang masih berkumpul pada malam hari agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif dan preemtif dalam Operasi Jaran Lodaya 2026 untuk menekan angka kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sumedang.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan, petugas tidak menemukan adanya tindak pidana, penyalahgunaan narkoba, aksi premanisme, balap liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya, S.H., M.H., mengatakan bahwa patroli dalam rangka Operasi Jaran Lodaya 2026 tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan melalui edukasi dan kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat.
“Kegiatan patroli yang kami laksanakan merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak pidana, khususnya pencurian kendaraan bermotor, penyalahgunaan narkoba, aksi premanisme, serta berbagai potensi gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran Polri di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar AKP Awang Munggardijaya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, khususnya curanmor, dengan memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan atau kunci ganda, serta tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, segera laporkan kepada petugas kepolisian terdekat. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.
Melalui Operasi Jaran Lodaya 2026, Polres Sumedang berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mewujudkan Kabupaten Sumedang yang aman dan kondusif.Ika















