DI DUGA TIGA FAKTOR PENYEBAB INSIDENT DUMTRUCK PT.TERRA SUBKON PT.MPC DI PLTU GHEMMI YANG LALU.

  • Bagikan

Sumsel buserindonews.com Gunung Raja Epd Muara Enim sumsel.Di duga tiga (3) faktor penyebab terjadinya insident Dumtruck PT.TERRA subkon PT.MPC di area Dum section PLTU GHEMMI yang terjadi pada tgl 28 february 2022 yang lalu.

pasalnya menurut keterangan ISK (Korban) juga rekan-rekannya insident terjadi sebagai berikut.

1.Menurut informasi dari Isk dan rekan-rekannya,area Dumping yang sempit sehingga unit Dumtruck terpaksa antre parkir berdekatan.

2.Ada sisa tumpahan batu bara di area Dum section yang sudah memadat sering terinjak roda DT tak kunjung di bersihkan akibatnya Dumtruck mengalami kemiringan pada saat Dumping sehingga DT terguling dan unit menimpa DT yang mengantre di sampingnya.

3.Menurut keterangan rekan-rekan ISK(Korban)pada saat di sambangi beberapa awak media di warung area full PT.TERRA pada selasa 15 maret 2022 yang lalu kuat dugaan indikasi muatan DT tersebut Overload,hal tersebut di ketahui lantaran beberapa orang sopir mengeluh,kepada awak media beberapa orang sopir mengatakan sekarang susah bang,setelah insident banyak aturan,menurut rekan seprofesi ISK,sebelum insident terjadi,biasanya muatan DT bisa sampai 28 tons,tapi sekarang hanya 22 s/d 25 tons saja,lebih 400 kg saja di suruh mundur kurangi muatan,cuaca gerimis atau lembab sisa hujan kita stanbye di warung ungkap beberapa orang sopir yang tidak di sebutkan namanya,dalam obrolan dengan awak media.

Lanjut para sopir tersebut mengatakan,kalau kami (Sopir Dt red) tidak masalah bang karena kami ritasi,tapi kasian yang punya armada (Dumtruck) di bayarnya / tons sementara muatan di kurangi tapi harga angkutan tetap seperti itu,banyak unit armada DT yang cabut,tidak sanggup dengan kondisi saat ini apalagi cuaca sering hujan,tapi ada juga unit DT yang baru masuk seperti yang abang lihat ungkap salah seorang sopir kepada awak media sembari menunjuk 2 unit DT yang baru tiba di full tersebut.

Lanjut awak media menanyakan keadaan sopir dan DT yang mengalami insident tersebut di atas,salah seorang pengurus (Dumtruck red) berinisial AN mengakui sopir (ISK)masih istirahat di palembang dan unit DT nya masih dalam proses perbaikan di bengkel di daerah Ds Belimbing bang jelasnya kepada awak media.

Sebelumnya,pasca insident sang sopir (ISK)pada sabtu 05 maret 2022 sempat menghubungi awak media melalui pesan sms dan sambungan telphone,dalam obrolannya dengan awak media ybs menyampaikan keluhan serta kondisi dirinya,dalam keterangganya korban (ISK)mengatakan kondisinya sudah agak membaik,tapi belum ada kebijakan dari PT.TERRA,sekarang aku di rumah palembang bang ungkapnya melalui pesan sms karena HP untuk W.A nya menurutnya masih eror belum di beneri (belum di perbaiki) lanjut ISK,sembari menunggu perbaikan unit ia berharap bantuan,kebijakan dari PT.TERRA gimana caranya untuk dia dan keluarganya bertahan hidup pasca insident.

Korban (ISK red) meminta tolong agar pihak media membantu menyampaikan hal tersebut kepada PT.TERRA melalui pesan SMS ia sempat menceritakan dia dan keluarganya sudah tinggal di kertapati palembang sejak thn 1990,saat awak media menanyakan kondisi fisiknya,korban (ISK) pun mengatakan,luka di tangan sudah agak kering,di paha kanan memar jalan agak kencot(jalan agak pincang) bang imbuhnya.

Guna ke akuratan informasi dan keberimbangan berita,merujuk ke Uud Pers RI no 40 thn 1999,Uud KIP RI.no 14 thn 2008,Uud Dasar RI thn 1945 Bab X pasal 28,Uud Tenaker RI no 13 thn 2003 pasal 86 s/d pasal 87,Uud RI thn 1970 tentang keselamatan kerja,journalist gabungan lintas media beberapakali mencoba mengkonfirmasi hal tersebut ke beberapa pejabat perusahaan,PT.GHEMMI,PT.LCL,dan PT.MPC.

Namun seperti biasa sampai berita ini di terbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak perusahaan terkait,GHEMMI,MPC,LCL,ataupun PT.TERRA.masih menjadi mistery apakah operasional angkutan batu bara dari wilayah Tambang desa air limau tersebut sudah memilik izin resmi,sesuai Regulasi,SOP,aturan dan UUD RI,sesuai ketetapan pemerintah.reporter(Edi Sanjaya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Buser Indonesia