Daerah  

Diduga Pembangunan Siring Di Desa Bitis Kecamatan Gelumbang Asal-Asalan

Muara Enim | Buserindonews-Sangat disayangkan pembangunan siring drainase dan gorong gorong yang terletak di Desa Bitis  Kecamatan Gelumbang kabupaten muara enim diduga asal jadi.

Dana yang dibangun menggunakan anggaran Daerah (APBD) dengan nilai anggaran mencapai Rp.199.700.000,juta diduga dibuat tidak sesuai dengan bestek anggaran yang diberikan. Selasa, (02/01/2021).

Pantauan Awak media dilapangan siring drainase dan gorong gorong yang oleh CV. HIJRAH dan panjangnya mencapai kurang lebih 200 meter dan lebar 50 Centi meter ini, diduga dibuat asal asalan bahkan yang semestinya dalam program kegiatan pembangunan baru siring tersebut namun hanya asal asalan doang ujar LSM  kepada media baru baru ini.

Hal itu dibuktikan dengan hasil tinjauan awak media bersama salah satu lembaga swadaya masyarakat Kota Palembang ketebalan siring yang dibangun hanya lima centi meter saja bahkan lebih parahnya lagi lantai siring yang semestinya di cor namun tidak di cor beton.

Bukan hanya segi fisik saja yang diduga adanya permainan yang dapat merugikan masyarakat dalam pembangunan siring ini namun dari segi ketransparansi pemborong dan pemerintah saat pembangunan siring diduga tidak transparan hal itu dibuktikan dengan tidak sesuai (RAB) jenis kegiatan di proyek tersebut.

Dengan adanya sejumlah kejanggalan dalam pembangunan proyek yang menelan anggaran hingga mencapai Ratusan juta ini, kami.selaku awak media dan ,Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) mendesak kepada Dinas PUPR untuk mendesak pemborongnya agar segera memperbaiki siring tersebut dan memberikan sanksi sesuai aturan yang ada.

“kami minta kepada Dinas PU untuk memanggil pemborongnya dan memanggil pengawasnya karena diduga telah melanggar aturan dimana dalam pembangunan siring tersebut diduga tidak sesuai dan bisa merugikan masyarakat dan pemerintah selaku pemilik anggaran”. jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bitis  saat di temui di kantor desa untuk di konfirmasi sedang tidak ada di tempat, begitu juga saat dihubungi hendpone pribadinya belum dapat dihubungi, hingga berita ditayangkan.( Martinus)

Tinggalkan Balasan