Beltim || buserindonews.com – Pemerintah Desa Cendil Kecamatan Kelapa Kampit.Kab : Beltim, pada hari jum,at 5 Agustus 2022 Fasilitasi Sosialisasi tentang Koperasi plasma Sawit oleh Dinas Koperasi Belitung Timur.
Giat acara di hadiri langsung oleh Masyarakat Desa Cendil, hadir juga pihak PT Parit Sembada ( PT PS ) beserta Kades Cendil Kecamatan Kelapa Kampit.
Sementara di sela sela acara Sosialisasi ini dari Pihak masyarakat inisial X menanyakan Kepada Pihak PT Tentang Status Lahan yang di buka Di desa Cendil Sekitar 150 HA ini milik siapa.
Sementara dari Pihak PT.PS diwakili Bambang dan Agus sebagai Manager Plasma menjawab pertanyaan diatas untuk pengolahan Perkebunan Sawit yang ada di desa Cendil Cuma Berkisar 54 HA.
Nanti sisa lahan yang digarap akan kita verifikasi dengan membuat peta drone.
Jadi sekalian mengajak pihak desa dan masyarakat untuk sama -sama mengecek lahan yang telah di buka.
Sementara DPC ORMAS LAKI Beltim Suryadi wahid di sela acara Sosialisasi ini mengatakan kepada awak media Kegiatan sosialisasi pada hari ini sangat positif sementara mengenai Status Lahan yang di buka Perkebunan Sawit Di Desa Cendil yang di pertanyakan masyarakat ,karena yang lahan yang kelola oleh pihak plasma masyarakat Desa Cendil hanya 54 Ha.
Akan tetapi di lahan sudah terbuka lahan seluas 150 ha . Pertanyaan masyarakat setempat punya siapa lahan yang kurang lebih 100 ha itu? punya siapa.?
Alangkah baiknya di kroscek kelapangan bersama masyarakat dan pihak Pemerintah Desa dan pihak PT.Sehingga masalah yang telah di buka seluas 150 HA ini, akan tau Siapa Yang Punya Lahan perkebunan seluas itu Ucap Suryadi wahid.
Tokoh masyarakat initial S menyampaikan Sosialisasi awal dari pt PS mempunyai visi sangat baik , lahan masyarakat dibuka untuk masyarakat. Lahan desa bisa dibuka sebagai tanah kas desa. Namun dalam pelaksanaan ada indikasi oknum yang tidak bertanggung jawab berusaha menguasai lahan plasma yang dibangun oleh PT.
Makanya permasalahan lahan ini harus segera diselesaikan secara tuntas sehingga masyarakat desa Cendil tidak dirugikan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab. ( ** Red )
















