Kabupaten Majalengka | BI -Tujuan dana desa disalurkan secara umum kepada masyarakat antara lain untuk, Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, Meratakan berbagai infrastruktur dan pelayanan publik yang ada di desa, Membangun pemerataan kesenjangan yang terdapat di desa.
Dengan mengalokasikan dana desa pemerintah berharap agar rencana pembangunan dan pertumbuhan masyarakat semakin pesat. Dana desa dapat bermanfaat untuk desa itu sendiri, dan dampak dari pemberian dan penyaluran dana desa, dapat secara langsung dirasakan oleh masyarakat.
Namun, semua ini akan sia-sia dan tidak berarti, jika tidak adanya koordinasi yang baik, antara Pemerintah, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Desa dan terlibatnya peran serta masyarakat secara aktif dalam pengelolaan dana desa.
Prioritas Dana Desa 2020 ini disusun, untuk memenuhi kebutuhan prioritas, berkeadilan, partisipatif, swakelola bagi Masyarakat Desa serta fokus terhadap sumber daya dan kewenangan desa.
Menelisik pekerjaan Hotmix jalan gang-gang Di Desa Ciranca Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, yang ternyata mengundang pertanyaan berbagai pihak, masyarakat, maupun dari LSM. Pasalnya, Pekerjaan Hotmix yang sudah berlangsung di kerjakan menuai pertanyaan bagi warga setempat karena di duga di dalam pekerjaan tersebut Ada kelebihan anggaran/di Markup.
Pekerjaan Hotmix yang bersumber anggaran dari Dana Desa (DD) tahap 2 yang Panjang nya 2.310 Meter Dan Lebar 1 Meter dengan anggaran 325.109.500 Di Duga di MarkUp, ketika di anggaran tersebut di bandingan dengan Standar Belanja Daerah (SBD) Kabupaten Majalengka harga permeter nya di atas standar , Ujar salah satu Lsm
Ketika Kepala Desa di mintai keterangan terkait adanya dugaan Markup tersebut mengatakan,itu kan kami mengerjakan sesuai RAB dan RAB juga hasil Verifikasi dari pihak dinas BMCK saya rasa kalau ada kelebihan itu tidak benar,dari total volume tersebut kita lebihkan loh pak ujar kades,jadi tidak hanya volume segitu saja.
Kalaupun ada kelebihan dari proyek tersebut seharusnya sudah normal,kalau tidak ada keuntungan ya seharusnya proyek dinas juga jangan ada keuntungan ujar kades kepada media menegaskan.
Kades juga menambahkan kami pihak desa juga kalau hanya mengadalkan gaji ya harus dimna lagi apalagi suka banyak tamu yang datang termasuk dari kecamatan dan kalau bukan dari keuntungan dari pekerjaan tersebut,ujar kades sambil meminta agar hal tersebut jangan sampai menjadi pemberitaan.
( Key )
















