Buserindonews.com
BEKASI, Buser Indonesia || Kecamatan Babelan menggelar rapat minggon perdana di tahun (2026). bersama Muspika Babelan para Kepala Desa dan perwakilan Lurah, Forum BPD, PJT II Bekasi UPTD PP Wilayah I DLH Kabupaten Bekasi, UPTD Puskesmas Babelan 1, dan Babelan 11 Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi, perwakilan PT Pertamina EP Zona 7 Tambun Field-Babelan serta para pendamping PKH Kecamatan Babelan.
Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kantor Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu (11/2/2026).
Rapat minggon ini menjadi pertemuan perdana di awal tahun 2026, ujar Kasipem Kecamatan Babelan, Asep Edwin.

Kasipem Kecamatan Babelan menyampaikan, terdapat sejumlah agenda penting yang dibahas, salah satunya terkait banjir dan sampah.
Menurutnya, ini menjadi pemikiran kita semua. Selain itu juga disampaikan, sebentar lagi akan ada pemilihan BPD di beberapa desa dan pemilihan kepala desa di 5 desa yang ada di wilayah Kecamatan Babelan.
Yang berada di pinggir bahu jalan umum dan saluran Kali DT8 dan BUT yang berdampak pada lingkungan sekitar.
Disampaikan pula, sebentar lagi akan ada pemilihan BPD di beberapa desa dan pemilihan kepala desa di 5 desa yang ada di wilayah Kecamatan Babelan .
Untuk itu diharapkan pada pemangku kepentingan/stakeholder termasuk DLH, PJT, BBWS terkait bencana banjir di Babelan agar dapat berperan aktif pada saluran pembuang Kali DT 8, dan BUT yang berdampak pada lingkungan,” terang Sekcam Babelan Edi Gunawan.
Kasipem Kecamatan Babelan Asep Edwin menjelaskan, sebagian desa dan kelurahan telah menyampaikan pemberitahuan terkait banjir di wilayahnya masing masing yang terdampak.
Kondisi demikian, Kepala Desa (Kades) Babelan Kota, Kades Kedung Jaya dan Kepala Desa Buni Bakti telah mengusulkan ada beberapa jembatan rendah dan pintu air sempit yang dapat mengganggu laju aliran air karena tersumbat sampah, dampaknya pada lingkungan sekitar.
Diharapkan masyarakat, pihak PJT II Bekasi, BBWS dan pihak lainnya itu tanggap mengenai saluran pembuang (SP) Kali DT 8.
Karena di tahun 2026 ini wilayah sekitar 7 desa dan 2 kelurahan Kecamatan Babelan ini terdampak banjir.(Bobi/red).
















