Kepala UPTD Pasar Citeko Plered Sosok Srikandi Sangat Mengapresiasi Warga Pasar Citeko Plered Yang Ikut Vaksinasi Covid-19

  • Bagikan

Purwakarta || buserindonews– Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di halaman teras depan UPTD Pasar Citeko Plered Purwakarta, yang mana saat ini Kabupaten Purwakarta masuk dalam masa PPKM Level 4, yang akan berakhir sampai tanggal 02 Agustus 2021.

Adapun vaksinasi ini diproritaskan untuk warga pasar dalam hal ini para pedagang yang berjualan di pasar Citeko, tapi masyarakat umum pun khususnnya yang ada disekitar pasar Citeko juga diizinkan untuk ikut divaksin, yang dilaksanakan pada hari selasa, 27/7/2021.

Informasi yang kami terima setelah selesai pelaksanaan kegiatan tersebut dari seorang sosok srikandi yang menjabat sebagai Kepala UPTD Pasar Citeko Plered Purwakarta Jawa Barat.

Dari data yang kami red dapatkan hasil dari kegiatan ini, terkait jumlah vaksin yang tersedia serta jumlah peserta yang divaksin, dari 350 dosis vaklsin Covid-19 yang disediakan untuk para pedagang dan masyarakat disekitarnya, pelaksana kegiatan ini adalah dari Puskesmas Plered (PKM Plered) berikut juga didalamnya satgas covid-19 yang berasal dari beberapa elemen dari Instansi terkait, dari pantauan kami red,

Kepala Puskesmas Plered Purwakarta, terjun langsung memimpin kegiatan vaksinasi ini. Sebanyak 350 dosis vaksin disiapkan oleh pihak Puskesmas Plered, adapun dari laporan yang diterima kami redaksi Media Buser Indonesia yang disampaikan oleh Kepala UPTD Pasar Citeko Plered Purwakarta, pada kami red BI, ”

Sasarannya seluruhnya 500 orang dari dua warga pasar yang terdiri dari warga pasar (para pedagang) yang ada di Kuliner Plered dan warga pasar (para pedagang) yang ada di pasar Citeko Plered, brtikut warga masyarakat yang ada disekitar tempat kegiatan vaksinasi, adapun yang peserta yang datang sebanyak 340 orang, dan yang divaksin sebanyak 320 dari warga pasar Citeko (pedagang), sisanya sebanyak 20 orang dari warga masyarakat disekitar lingkungan pasar yaitu warga dari Desa Citeko Kec.Plered Purwakarta, adapun sisanya, akan divaksin pada jadwal vaksin berikutnya.

Mengingat karena keterbatasan waktu dan vaksin yang disediakan belum mencukupi sesuai dari peserta yang mendaftar. Adapun secara keseluruhan Kegiatan vaksinasi tersebut berjalan sesuai harapan” kata Hj.Dewi dipasar itu.

Dari pantauan pihak kami Red Awak Media SKU buserindonews.com, terlihat begitu tinggi animo dan antusiasme warga pasar dan juga pelaksanaannya berjalan dengan tertib, aman serta lancar.

Kepala UPTD Pasar Citeko Kecamatan Plered Purwakarta Hj.Dewi Setiarini, SE yang yang akrab dipanggil Bu Dewi, adalah sosok wanita karier yang mampu melakukan tugasnya dengan baik, sebagai penerus perjuangan cita-cita RA Kartini، hal ini diakui oleh para warga pasar dar keberhasilan beliau selama ini.

Hal ini diantaranya berhasil membujuk warga pasar untuk divaksinasi yang sebelumnya juga berhasil menerapkan kedisiplinan warga pasar dalam beraktivitas tetap dengan melaksanakan prokes, dan warga pasar khususnnya peserta dari kalangan para pedagang dan juga semua steak holder kaitannya dengan kegiatan vaksinasi yang tak lepas dari dukungan bantuan serta kerjasama semua pihak, kemudian diluar dugaan melihat antusiasme peserta dan amino warga pasar sangat tinggi, dibanding dengan pelaksanaan kegiatan vaksinasi sebelumnya yang hanya 50 warga pasar yang mau divaksin.

Kemudian untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan pada pelaksanaan vaksinasi ini Protokol Kesehatan pun dilakukan secara ketat, Kegiatan ini juga turut hadir dari pihak Muspika Kec.Plered, diantaranya Asep Sandjaja, S.I.P, selaku Camat Kecamatan dari pihak Polsek Plered Polres Purwakarta Kompol Winarsa, SH Selaku Kapolsek dan dari Koramil 1902 Plered Kodim 0619 Purwakarta Kapten Arm Ramba adoring.

“Alhamdulillah kegiatan vaksinasi dapat terlaksana dengan sukses melihat antusiasme dan animo warga pasar yang ingin divaksin sangat tinggi dibanding vaksinasi sebelumnya. Adapun yang belum divaksin pada giat kali ini, tetapi sudah terdaftar, menunggu jadwal vaksinasi berikutnya.

Kedepannya mudah mudahan ketersediaan vaksin terpenuhi sesuai kebutuhan dan target yang diharapkan oleh pemerintah sebesar 70% ” kata beliau. Pada saat pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini turut memonitor yaitu Camat Plered, Kapolsek Plered dan Danramil Plered Purwakarta” kata Srikandi itu, selasa (27/07/2021).

Meski belum seluruhnya warga pasar (para pedagang) yang divaksin, tapi secara umum sudah mencapai target sesuai harapan.
“Melihat antusiasme dan animo warga pasar khususnnya para pedagang dipasar ini pada khususnya umumnya warga masyarakat disekitar lingkungan pasar Citeko dimana warga antusias walau mengantri menunggu giliran berikutnya untuk divaksin, “pokonya saya mengapresiasi serta bersyukur kegiatan ini sesuai harapan”, apalagi tidak ada satu pun warga yang menolak untuk divaksin dan begitu mendapatkan pemberitahuan langsung menuju ke tempat yang sudah disediakan menunggu giliran dipanggil dengan mengikuti tahapan tahapan yang sudah ditetapkan sebelum divaksin covid-19″, imbuhnya.

Selain itu Hj.Dewi juga menuturkan pada kami Red BI, pelaksanaan vaksinasi untuk warga pasar berjalan cukup lancar, tertib dan aman. “Selesai divaksin dari warga pasar, tidak ada satupun warga yang melaporkan adanya’ kejadian yang tidak diharapkan, akibat pasca divaksinasi dan beliau juga tidak berharap adanya hal hal yang tidak diharapkan pasca divaksin covid-19” sambungnya.

“Semuanya baik-baik saja, tidak ada ada laporan warga pasar dan warga disekitar lingkungan pasar yang telah divaksin mengalami gejala berat, paling cuma pegal dan terasa ngantuk sementara waktu,” terangnya.

Sementara, Iwat salah warga pedagang, pasca vaksinasi untuk penyuntikan dosis pertama, tidak mengalami gejala yang berarti, hanya pegal saja dan sedikit ngantuk.
“Rasanya sedikit pegal tapi tidak begitu terasa sampai sekarang tidak ada efek samping yang begitu berarti,” tuturnya.
Hj.Dewi Setiarini, SE
dalam giat ini mengatakan, vaksinasi sangatlah dibutuhkan oleh segenap warga pasar (pedagang), demi meningkatkan daya tahan imunitas tubuh (imun) dalam menghadapi pandemi Covid-19, apalagi dengan sudah masuknya virus varian baru jenis Delta kebeberpa daerah di pulau Jawa dan Bali, yang penyebaran dan penularannya 7 kali lebih cepat dan lebih ganas dari varian sebelumnya, dan juga adanya khawatiran timbul dan masuk varian virus jenis jenis baru lainnya yang dikhawatirkan juga lebih ganas dalam penularan serta penyebarannya sangat membahayakan.
“semua warga pasar dalam hal ini para pedagang sangat pro aktif
dan turut andil dalam mengikuti kegiatan vaksin ini sebagai himbauan pemerintah untuk menyelamatkan rakyatnya, apalagi pasar merupakan tempat kegiatan aktivitas ekonomi masyarakat dimana banyak yang berinteraksi langsung antara penjual dan pembeli, dan kegiatan ekonomi pasar salah’ satu bagian penguat pertumbuhan ekonomi bangsa untuk kesejahteraan rakyat, untuk itu pada vaksinasi lanjutan warga pasar (para pedagang) dan warga disekitar lingkungan pasar, sebaiknya divaksin kembali untuk tahap ke-2, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai arahan dari dari Team Gugus Tugas Covid-19, dan semoga wabah ini cepat sirna” imbuhnya.

Dipenghujung giat ini kami red BI, sempat menanyakan kepada pimpinan pasar ini terkait, apakah ada warga pasar yang terpapar virus ini ketika sedang berinteraksi jual beli? Apakah ada warga pasar baik penjual atau pembeli sudah ada yang tertular atau meninggal karena terpapar virus ini? Kata beliau “Alhmdulillah sampai saat ini dari laporan dan pantauan langsung dilapangan belum ada warga pasar baik dari pihak penjual maupun pembeli yang terpapar covid-19, apalagi sampai warga meninggal dilokasi pasar karena virus ini, dan sebelumnya juga sudah dipersiapkan sedemikian rupa agar warga pasar mengikuti aturan yang harus dijalankan, seperti batas waktu berjualan dimasa pandemi ini, kemudian yang paling penting menerapkan prokes dengan benar dan harus ada kesadaran serta kedisiplinan sebagai sebuah kebutuhan dan selalu melakukannya demi keselamatan bersama, Ternyata Alhamdulillah membuahkan hasil, dengan tidak diketemukannya Claster Pasar Citeko dan jangan sampai terjadi hal tersebut”, imbuhnya sambil tersenyum, (Saepul Bahri, S.Ag)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Buser Indonesia