Minggu, Oktober 24, 2021
Beranda Daerah Marlina "Penggarapan Lahan Tanpa Izin Jelas Langgar Aturan Yang Berlaku

Marlina “Penggarapan Lahan Tanpa Izin Jelas Langgar Aturan Yang Berlaku

Manggar | Beltim –Ditemui di ruang kerjanya, Marlina,SP Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Beltim, Menerima kedatangan Ketua DPC Ormas LAKI Beltim yang ditemani Waka MPC Ormas PP Beltim dan awak media (16/03/2021).

Dalam kesempatan tersebut Marlina menjelaskan beberapa hal terkait masalah seputar perkebunan yang banyak terjadi di Beltim, dari mulai masalah perbedaan perkebunan plasma, ketentuan aturan yang semestinya dalam pembukaan lahan perkebunan.

“Beda perkebunan plasma perusahaan dengan kemitraan, bahwa perkebunan plasma adalah lahan yang diperuntukan oleh pihak perusahaan itu untuk masyarakat miskin ataupun yang kurang mampu sebagai prioritasnya dan lahan plasma biasanya ada disekitar perkebunan inti perusahaan tersebut, kalau untuk kemitraan itu siapa saja boleh bermitra tapi syaratnya lahan lahan tersebut adalah milik mereka sendiri dan telah mengantongi izin legalitas berupa Sertifikat ataupun paling tidak SKT sebagai alas haknya” Jelas ibu Kabid perkebunan.

“ Dalam aktifitas pembukaan lahan untuk perkebunan seharusnya memberitahukan terlebih dahulu kepada RT, Kadus dan Kades setempat secara tertulis, dan seharusnya melakukan sosialisasi, dan dibuatkan berita acara dan daftar hadirnya” lnjut Marlina.

Adapun lahan yang telah dikebuni masyarakat sejak lama, dalam penjelasannya, Marlina mengatakan bahwa jika ada tanam tumbuh yang diusahakan oleh pekebun, maka hal tersebut bisa menjadi salah satu cara pembuktian klaim atas lahan yang diusahakan dalam upaya mengurus suratnya nanti.

Pihak desa pun seharusnya dalam menentukan klaim atas lahan tanah kas desa, seharusnya mengklarifikasi terlebih dahulu, apakah lahan tersebut ada atau tidak masyarakat yang mengupayakannya.

“ Penanggung jawab kegiatan pembukaan lahan seharusnya menanyakan terlebih dahulu kepada masyarakat yang ingin bermitra,apakah sudah ada legalitasnya berupa SKT ataupun sertifikat, jika belum, maka sebaiknya legalitas tersebut diurus terlebih dahulu dan saya juga dalam pengurusan CPCL ( Calon Petani Calon Lahan) selalu menanyakan apakah sudah ada SKT atau Sertifikatnya, jika belum ada saya bilang kalian urus dulu, kalau sudah punya alas haknya baru bisa diurus CPCL nya, jangan dibuka lahan dulu baru diurus SKT nya” Pungkas Marlina.
( Kontributor )

RELATED ARTICLES

Ajun Angkat Bicara Terkait Pemberitaan Dirinya Mengancam Menggunakan Preman.

  Palembang || buserindonews.com- Melalui Kuasa Hukumnya Benny Murdani, dia mengatakan pemberitaan tersebut tidaklah benar. Bahkan terkesan mengada-ada. “Beritanya sudah tidak objektif lagi. Tetapi sudah subjektif, karena...

Masyarakat Tanjung Kurung Sangat Resah Adaya Tanggul Proyek Yang Diduga Menggangu Aktifitas Nelayan Setempat

  Banyuasin || www.buserindonews.com-Terkait proyek revitalisasi Danau Desa Tanjung Kurung yg menuai protes warga masyarakat khususnya para nelayan yg merasa terganggu atas pengerjaan proyek ini...

Polres Purwakarta Berinovasi Pemberian Vaksinasi Covid-19 Dengan Sistem Drive Thru.

  Purwakarta || buserindonews.com - Upaya mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 kepada warga Kabupaten Purwakarta, berbagai upaya dilakukan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta. Kali ini, Polres Purwakarta...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ajun Angkat Bicara Terkait Pemberitaan Dirinya Mengancam Menggunakan Preman.

  Palembang || buserindonews.com- Melalui Kuasa Hukumnya Benny Murdani, dia mengatakan pemberitaan tersebut tidaklah benar. Bahkan terkesan mengada-ada. “Beritanya sudah tidak objektif lagi. Tetapi sudah subjektif, karena...

Masyarakat Tanjung Kurung Sangat Resah Adaya Tanggul Proyek Yang Diduga Menggangu Aktifitas Nelayan Setempat

  Banyuasin || www.buserindonews.com-Terkait proyek revitalisasi Danau Desa Tanjung Kurung yg menuai protes warga masyarakat khususnya para nelayan yg merasa terganggu atas pengerjaan proyek ini...

Advokat Perusahaan Tambang Bunati Angsana Kalsel di Bacok Orang Tak Dikenal.

  TANAH BUMBU-KALSEL || buserindonews -Kejadian seorang Advokat di bacok tersebut di Lokasi berada di Desa Bunati Angsana, Tanbu, Kalsel pada sekira pukul 17.45. Informasi sementara,...

Perayaan Hari Dharma Karya Dhika Tahun 2021 :  Kementerian Hukum Dan Ham Serahkan 1000 Bingkisan Pada  Pasien Wisma Atlet

Buserindonews.com Jakarta – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI menyelenggarakan bakti sosial dengan tema “Kumham Peduli, Kumham Berbagi dan Empati Kumham” dalam rangka perayaan Hari...

Recent Comments