Masyarakat Tanjung Kurung Sangat Resah Adaya Tanggul Proyek Yang Diduga Menggangu Aktifitas Nelayan Setempat

  • Bagikan

 

Banyuasin || www.buserindonews.com-Terkait proyek revitalisasi Danau Desa Tanjung Kurung yg menuai protes warga masyarakat khususnya para nelayan yg merasa terganggu atas pengerjaan proyek ini yg saat ini azaz manfaat untuk warga belum ada.Jumaat.(22/10/2021)

Ditempat yg berbeda ditemui saudara Muhamad fajrin selaku Lembaga pengawasan kebijakan pemerintah ( LP KPK )berharap kepada unsur pemerintah ,agar kiranya kita mengingat kembali bahwasannya Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yg terdiri dari berbagai macam suku dan budaya,tentu setiap daerah dan suku adat mempunyai kearifan lokal sesuai budaya yg dimiliki,

Secara pribadi saya unsur dari lembaga agar kiranya dalam setiap pelaksanaan proyek program perintah tidak menghilangkan kearifan lokal budaya masing2 suatu daearah.
Yg tadi nelayan bisa menghasilkan ikan dan hasil ikan bisa menafkahi keluarga Sekarang hilang .ujar,,

Dimana yang katanya negeri ini sudah merdeka namun masih ada rakyat yang masih belum merdeka Seperti yang Di alami masyarakat Tanjung kurung yang Sampai Saat ini.yang biasanya mencari ikan di sungai kini mereka terganggu dengan adanya proyek proyek revitalisasi Danau yang berada di desa Tanjung kurung ini.

Saat awak media mewawancarai masyarakat Tanjung kurung salah satu warga Sebut saja namanya bapak ( Asidin ) menuturkan dengan gamblang bahwa kami selaku nelayan tidak bisa mencari ikan di kernakan perahu yang kami pakai tidak bisa menurunkan perahu tersebut karena tehalang tanggul proyek yang setinggi kurang lebih 4 meter itu ujar,,asidin warga setempat,

reporter : ( Edi Sanjaya)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Buser Indonesia