Purwakarta || https//buserindonews.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengabulkan proposal MI Thoriqusa’adah bantuan dana sebesar Rp. 25 juta, untuk rehab Gedung MI Thoriquss’adah. Sebagaimana yang disampaikan Budi Mulyana selaku operator Madrasah. (Selasa.07/10/2025).

“Awalnya kami dan panitia mengajukan Proposal rehab MI melalui link BAZNAS dan proposal manual dalam rangka Madrasah Layak Belajar, berdasarkan hasil verifikasi proposal yang diajukan oleh Panitia Rehab MI Thoriqussaadah Alhamdulillah dikabulkan”. Kata Budi.

Hj.Asiatul Munawaroh, S.Pd.I, (selasa 07/10/2025), menyampaikan pada kami Red BI, beliau selaku Kepala Madrasah Ibtidaiyah Thoriqusa’adah sekaligus sebagai ketua Panitia Rehab mengucapkan rasa terimakasih atas dikabulkan nya pengajuan ini.

“Alhamdulillah tahun ini kita mendapat bantuan stimulan dari BAZNAS untuk Rehab MI Thoriqussaadah, dimana anggaran tersebut digunakan antara lain: pemasangan keramik baru ruang Kls II, pemasangan plafon baru ruang Kls V, Pemasangan 2 daun pintu baru Kls III, pengecatan seluruh ruangan, dan mudah mudahan kalau ada dananya bagian belakang bangunan akan di labrak, dan pekerjaan pengecatan sekarang masih berlangsung”, sambutnya.
Lanjut Kamad, ” Alhamdulillah kita mendapat bantuan ini, dan kita mesti bersyukur, karena barang siap yang bersyukur akan Allah tambah rezekinya” tutur beliau Amiinn…,” terangnya.
Kemudian Ketua Yayasan pada saat itu menuturkan”, semoga kita bisa memanfaatkan bantuan ini sesuai ajuan/kebutuhan dalam rangka Madrasah Layak Belajar, lebih jauhnya dapat menuntun kita menjadi madrasah terbaik dan bermartabat, juga kedepannya kita kembali mendapatkan bantuan baik dari Baznas maupun dari Pemda/Pemprop. Karena masih banyak sarana yang perlu direhab atau dibangun, seperti kita perlu merehab 3 ruang kelas, karena sudah 20 tahun bangunan tersebut dibangun dan kayunya sudah pada lapuk, kemudian belum punya sarana ibadah (mushola), lalu, belum punya ruang perpustakaan, dll”. Kata Saepul.
#madrasahhebatbermartabat.Ka-Biro Buser Indonesia Purwakarta/Vikri Fadillah Bahresy.
















