Daerah  

Pekerjaan Drainase di Desa Baturuyuk Diduga Mark Up Anggaran

Majalengka || buserindonews.com – Penggunaan Dana Desa anggaran tahun 2024, Desa Baturuyuk, kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka diduga digelembungkan atau (mark up).

Modus ‘memainkan’ uang negara dengan cara melakukan penggelembungan (mark up) anggaran ini, diduga dilakukan Kepala Desa Baturuyuk, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka.

Dugaan tersebut di sampaikan warga setempat yang enggan disebutkan namanya, dan warga juga menduga kegiatan anggaran dana desa proyek Drainase terindikasi (mark up) Anggaran yang bersumber dari Dana Desa tahap 1 tahun 2024. Senin, (25/3/2024).

“Untuk menggali informasi kebenaran tersebut kami mencoba mendatangi Kantor Desa Baturuyuk untuk lebih jelas. Kami bertemu ni dengan Kasi bertemu dengan Ekbang selaku yang di lapangan, “Ekbang menjelaskan bahwa bukan itu saja pak karena anggaran segitu itu banyak untuk yang di beli seperti harus beli mesin pompa air,harus beli besi 8,besi 12 dan kami juga harus beli pintu air cekdam 4.

Sementara itu Humas LSM BERSATU DPP Jawa Barat Asep Kana sekaligus sebagai ahli dalam bidang untuk pekerjaan proyek pasangan batu, Untuk anggaran 184juta dan untuk volume 70 kubikasi lalu di potong pajak 15% sisa kurang lebih 150juta.

“Saya disini mencoba menghitung atau mengestimasi pekerjaan tersebut, Pekerjaan tersebut kena untuk harga berkubikasi nya 2juta 200. Sedangkan untuk harga kubikasi standar belanja daerah kabupaten Majalengka untuk pasangan batu Drainase itu cuman di harga nya cuman di harga 860rb. “Ujar Asep Kana Humas LSM TUAR BERSATU

Kalau bener ini terjadi dan dalam pekerjaan tersebut ada penggelembungan anggaran untuk pekerjaan tersebut kami sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat akan melakukan audiensi kepada pihak UPTD bmck karena kenapa berkas yang di buat oleh pihak Desa Baturuyuk di verifikasi. “Tegas Asep Kana

Disini juga kami mencium adanya aroma kerjasama antara desa dan dinas UPTD bmck Jatiwangi, Karena kenapa ko bisa ini di loloskan.

Sementara itu kepala UPTD bmck Jatiwangi sampai berita ini di muat kami belom bisa konfirmasi.

Di tempat terpisah kepala desa Baturuyuk kecamatan Dawuan saat di mintai komentar, Mohon maaf saya lagi di Jati tujuh kang. (Jonkey/Red)

Tinggalkan Balasan