Cilacap || buserindonews.com – Pemerintah Desa Bojongsari dan Ranting Muslimat NU setempat, menggelar santunan untuk 35 anak yatim dan khitan masal untuk 10 anak, dalam rangka memperingati Tahun Baru lslam 1444 Hijriyah juga Merayakan HUT Kemerdekaan ke-77 Republik lndonesia tahun 2022.
Kegiatan dipusatkan di Pendopo Desa Bojongsari Kecamatan Kedungreja, Sabtu 20 Agustus 2022.
Mengawali rangkaian kegiatannya, regu koor Fatayat/Muslimat NU menyanyikan lagu wajib lndonesia Raya, Mars Fatayat NU serta Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an, oleh Muhammad Alif juara 1 Nasional tahun 2020 ajang Virtual Wahidiyah festival.
Ketua Panitia Kegiatan dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa yang sudah memberikan tempat, dukungan serta suportnya dari para pengurus dan anggota Fatayat/Muslimat NU, sehingga kegiatan bisa terlaksana sukses.
Pihaknya juga menyampaikan adanya Kenikmatan yang harus disyukuri dengan berbagai kepedulian dalam menyambut tahun baru Islam dan kemerdekaan bangsa ini,” ucap Hj. Maemunah.
Sebagai anak bangsa khususnya Nahdliyin, harus tahu hari kemerdekaan Indonesia, karena, kemerdekaan diperjuangkan oleh para ulama dan pendahulu kita yang sudah berjuang dengan jiwa dan raga,” ujarnya.
” Sementara Kepala Desa Bojongsari dalam sambutannya mengatakan, Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”, tema HUT Kemerdekaan ke-77, Republik lndonesia tahun 2022 ini punya dasar-dasar yang kuat, khususnya kejadian yang melanda bangsa ini dalam dua tahun terakhir ketika terjadi pandemi Covid-19, masyarakat hidup dalam keterpurukan.
Maka kini semua elemen harus bergerak bersama dan bergotong royong dalam mewujudkan harapan di tengah keterpurukan yang masih terjadi sekarang ini, bersinergi bersama untuk mencapai percepatan pemulihan kondisi di semua sektor khususnya ekonomi masyarakat.
Lebih lanjut, Kades juga berpesan agar memperbanyak kebaikan di dalam bulan Muharram ini, karena, bulan terdapat banyak keberkahan, dan bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT salah satunya adalah berbagi dengan menyantuni anak yatim piatu,” ungkap Sururudin.
Karena begitu besar hari istimewa untuk kemanfaatan yang baik bagi banyak umat yang menjunjungnya, dan tentunya dengan cara yang khidmat dan membawa manfaat untuk kebaikan sesama.
Hadir dalam kegiatan, Jajaran Fatayat/Muslimat NU, MWC, Pengurus MUI Kecamatan Kedungreja, Pengurus MUI Ranting Desa Bojongsari, Lembaga Desa, TP PKK Desa Bojongsari, Ketua dan Pengurus RT/RW, Tomas dan Toga Desa Bojongsari, Group Hadroh Muslimat NU, Ansor, Banser Desa setempat.
Pengajian oleh, K.H Fathurrahman dari Banyumas mengisi kegiatan dimaksud dan dilanjutkan pagelaran Wayang Kulit semalam Suntuk oleh Ki Dalang Guntur Riyanto dari Maos Cilacap.(Suratman)
















