Perang Bantal Dibubarkan Oleh Anggota Piket Polsek Plered Polres Purwakarta di Wilayah Kecamatan Tegalwaru 

BUSER INDONESIA || Purwakarta ~ Polsek Plered Polres Purwakarta tak henti hentinya melakukan patroli untuk mengantisipasi adanya kriminalitas selama Ramadan tahun ini.

Kali ini Anggota piket Polsek Plered dari adanya laporan warga akan membubarkan kegiatan yang terlarang selama bulan puasa seperti sahur on the road atau kegiatan yang bisa bikin kerumunan orang banyak.

Kapolsek Plered Polres Purwakarta, Kompol Suparlan, S.Pd. mengatakan, kegiatan perang sarung ataupun perang Bantal serta melakukan sahur on the road dilarang selama bulan puasa karena bisa menyebarkan diantaranya virus covid-19, yang sepenuhnya belum hilang di Indonesia, dan juga tindakan kriminalitas lainnya.

“Anggota piket tetap bersiaga dan akan berpatroli menjelang sahur, mereka akan membubarkan setiap kerumunan yang terjadi termasuk sahur di jalan,” Tegas Kompol Suparlan.

Polisi akan melakukan pendekatan dan sosialisasi sebelum membubarkan massa sehingga selama bulan puasa tidak ada kerumunan warga atau kelompok pemuda. Ketika mendapati kelompok yang melakukan kegiatan selama puasa atau saat sahur, akan diarahkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

Anggota yang piket juga akan melakukan patroli ke sejumlah titik rawan kriminalitas sebagai upaya menekan angka kejahatan dan penyakit masyarakat, sehingga selama bulan puasa hingga lebaran masyarakat dapat melakukan ibadah dengan tenang tanpa ada gangguan apapun.

“Patroli ke sejumlah wilayah yang rawan, termasuk di wilayah kecamatan Tegalwaru yang bisa menimbulkan tindakan yang mengarah kepada tindakan kriminalitas dan kegiatan lain selama puasa termasuk perang bantal, akan lebih ditingkatkan, sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman warga, saat menjalankan ibadah puasa hingga lebaran nanti,” kata dia, Selasa 11/04/2023, sekira pukul 02.00 WIB.

Kapolsek juga mengimbau warga untuk sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan wilayahnya selama bulan puasa karena kegiatan ini juga harus ada partisipasi dari semua pihak hal ini dapat menekan berbagai penyakit masyarakat termasuk angka kriminalitas dan langsung melaporkannya ke pihak berwajib ketika menemukan kecurigaan.

” Pada giat kali ini Anggota piket telah membubarkan anak anak muda yang akan melakukan perang bantal di wilayah Tegalwaru dan Alhamdulillah dengan pendekatan secara komunikatif dan persuasif, untuk bisa mengikuti arahan dari para petugas piket.” Tutur Suparlan.

(Humas)/Saepul Bahri

Tinggalkan Balasan