Sumedang ||BI Polres Sumedang terus memperkuat upaya pencegahan bullying atau perundungan terhadap anak sekolah melalui edukasi dan komunikasi publik. Salah satunya dilakukan melalui Podcast DODOL (Diskusi Obrolan Dengan DS Secara Online) dengan tema “Bullying Terhadap Anak Sekolah”, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Technolife Lantai 2, Jalan Ir. Soekarno No. 4, Desa Cibeusi, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, tersebut menghadirkan Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya, S.H., M.H. dan Founder and Director DS Public Speaking Fadila Rahmatunnisa, S.Pd., C.NCP., CPCm.
Podcast berlangsung pukul 17.00 WIB hingga 18.30 WIB dan disiarkan secara langsung melalui platform digital DS Public Speaking Center, sehingga pesan edukasi dapat menjangkau pelajar, orang tua, tenaga pendidik, serta masyarakat secara lebih luas.
Dalam diskusi tersebut dibahas berbagai persoalan terkait bullying di lingkungan sekolah, mulai dari pengertian dan bentuk-bentuk perundungan, dampak terhadap korban dan pelaku, hingga langkah pencegahan serta penanganannya.
Selain bullying secara langsung, pembahasan juga menyoroti cyberbullying, khususnya penggunaan media sosial yang tidak bijak. Para narasumber mengingatkan pentingnya etika bermedia sosial dan menghindari penyebaran konten yang dapat mempermalukan, merendahkan, mengancam, atau merugikan orang lain.
“STOP BULLYING! Ciptakan Sekolah Aman, Nyaman, dan Berprestasi” menjadi pesan utama yang disampaikan dalam podcast tersebut.
Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya menekankan bahwa pencegahan bullying bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah atau kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.
Pelajar diharapkan berani mengatakan tidak terhadap perundungan, tidak ikut-ikutan melakukan bullying maupun menyebarkan konten yang mempermalukan teman, serta berani melapor kepada guru, orang tua, atau pihak yang berwenang apabila mengetahui atau mengalami tindakan perundungan.
Sementara itu, peran orang tua dan tenaga pendidik sangat penting dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, mengenali perubahan perilaku, memberikan pendampingan, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Kolaborasi Polres Sumedang dengan DS Public Speaking melalui Podcast DODOL diharapkan dapat menjadi ruang edukasi yang positif untuk meningkatkan literasi, kemampuan komunikasi, penguatan karakter, serta kesadaran generasi muda dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying dan kekerasan.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Materi serta dokumentasi kegiatan selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai konten edukasi dan publikasi Humas Polres Sumedang untuk memperluas jangkauan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui pendekatan komunikasi publik dan media digital, Polres Sumedang berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan pelajar serta mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah anak, bebas kekerasan, dan mendukung prestasi.ika
















