Proyek Lapangan Voli Gagal Mutu Atau Di Jadikan Korupsi,Diharap APH Turun Atas Dugaan Tersebut

  • Bagikan

 

Majalengka || buserindonews – Menelisir pekerjaan yang sudah berlangsung di desa Sukamaju Kecamatan Lemahsugih Kabupaten Majalengka Anggaran yang bersumber dari Dana desa tahun 2021 tahap 2 sarana olahraga untuk volly ball di duga pekerjaan tersebut asal-asalan.

Seperti hal nya yang di ceritakan oleh salah satu masyarakat Desa sukamaju pekrjaan itu belom ada 2 bulan lebih pekerjaan itu sudah hancur, jelasnya”

Masih masyarakat, banyak masyarakat dusun cikondang yang kecewa karena LPM mengkhianati warganya sendiri, terus warga masyarakat Desa sukamaju juga tidak terlalu di libatkan dalam pekerjaan proyek.

Lanjut masyarakat mengatakan”LPM dari dusun cikondang saya minta agar segera cepat di periksa apakah mereka jujur atau tidak nya soal dana pembangunan lapang volly, Ujarnya”

Untuk melengkapi informasi yang kita dapatkan Selasa(12/10) Awak media mencoba menelpon Kepala Desa melalui sambungan whatsaap Kades Mengatakan ” Pak kalau bisa besok kesini saja di tunggu kantor desa .

Rabu (13/10) awak media mendatangi kepala desa ke kantor desa nya sesuai arahan kades  dan langsung bertemu di tempat ruangan kerjanya dan disana ada beberapa perangkat desa juga.

Tatang Setiana di wawancarai terkait pekerjaan tersebut menerangkan ” Saya sebagai kepala desa yang baru menjabat 3 bulan berpikir tadinya mah dari pada di kasih ke pihak ketiga ya mending di kerjakan sama LPM, ya sekarang pekerjaan itu baru saja sudah hancur tapi disini saya sebagai kepala desa dan pemangku kebijakan saya akan tanggung semua resiko nya karena itu tanggung jawab saya sebagai pimpinan, karena saya mah bukan pengecut nyawapun akan saya korban kan demi masyarakat desa sukamaju makanya saya akan terus bertanggung jawab sampai dunia akhirat.

Masih kades ,dan untuk persolan pekerjaan lapang volly itu juga kemari sudah di bahas sudah di adakan Rakor ada berita acara nya dan siap akan di bangun lagi.

Kades menambahkan ,udah lah kalau bisa jangan sampe naikin berita kalau mau naikin berita mah yang bagus-bagus saja tentang inovasi desa ya pokonya yang bagus-bagus lanjut kades.

Dengan digelontorkannya  uang negara untuk Dana Desa pada tahun 2021 hingga mencapai 72 Triliun Rupiah, merupakan salah satu bentuk kepedulian dari pemerintah kita sendiri dalam mendorong kemajuan pembangunan di desa-desa.

Seperti kita ketahui bersama adapun yang menjadi prioritas utama pemerintah sendiri dalam menggelontorkan Dana Desa tersebut sifatnya hanya untuk pembiayaan pelaksanaan program dan kegiatan berskala lokal desa,dan presiden dalam berbagai kegiatan selalu mengatakan anggaran dana desa harus selalu di awasi dan laporkan kalau ada indikasi tindakan korupsi di dalamnya. ( Team redaksi )

# Berita ini sudah ada revisi di karenakan ada hak koreksi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Buser Indonesia