Poto Dok Humas Polsek Plered ~ Ka-Biro Purwakarta Media BUSER INDONESIA.
BUSER INDONESIA || Purwakarta – Personil Polsek Plered Polres Purwakarta merespon adanya keluhan warga yang resah akibat banyaknya anak remaja yang mengendarai kendaraan R2 dengan menggunakan knalpot brong/bising dan mengantisipasi adanya balapan liar disaat bulan puasa Ramadhan tahun ini. Operasi ini langsung dipimpin oleh Kapolsek Plered Polres Purwakarta, Kompol Suparlan, S.Pd.

Kapolres AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kapolsek Plered Kompol Suparlan, S.Pd yang dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim gabungan melibatkan dari Tim gabungan yang terdiri dari 13 personil dari Polsek Plered 1 personil dari TNI dalam hal ini Koramil Plered Dishub 2 personil dan dari satpol PP 2 personil, telah melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KYRD) di Wilayah hukum Polsek Plered Polres Purwakarta, guna menjaga kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah puasa dan aktivitas lainnya di bulan suci ramadhan 1444 H, serta mengantisipasi terjadinya BALI (Balap Liar). Sabtu malam (08/04/23), sekira pukul 22.00 WIB s.d selesai.

Kata Kapolsek ,” Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Hukum Polsek Plered Polres Purwakarta kami lakukan untuk merespon keluhan dan laporan warga atas ulah para pengendara R2 yang masih menggunakan knalpot brong serta memonitoring jalanan di wilayah Kecamatan Plered dan Kecamatan Tegalwaru,” papar Kompol Suparlan.

Sambung Kapolsek Kapolsek,” untuk menjaga kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas di bulan suci ramadhan yang diakibatkan dari suara bising kenalpot brong dan mengantisipasi terjadinya balap Liar yang bisa menimbulkan kecelakaan LAKA Korban luka maupun korban jiwa di Wilayah Hukum Polsek Plered.” Imbuhnya
” Apalagi saat ini Bulan Ramadhan, kami siap untuk menjaga ketenangan dan kekhusyukan umat muslim yang melaksanakan ibadah dibulan ramadhan, dan dengan terlaksananya KRYD ini diharapkan suasana kondusif aman dan nyaman dapat terjaga di Wilayah hukum Polsek Plered,” imbuh Kompol Suparlan.

Adapun tindakan yang dilakukan lanjut Suparlan : “Menyetop kendaran sepeda motor memeriksa surat surat dan kelengkapan sepeda motor, menyuruh membuka knalpot bising dan menghancurkannya. Dalam Giat OPS kali ini telah diamankan 15 STP dan 15 , kendaraan R2 yang memakai knalpot bising, selama kegiatan berlangsung keadaan cukup aman dan kondusif. Tutup Kapolsek.
Saepul Bahri, S.Ag/Tim
















