Daerah  

Sunardi Kepala Desa Tegaldatar Berkomitmen Jalankan Tugas Atas Dasar Prinsip Desentralisasi

Purwakarta || BIN – Kepala Desa adalah jabatan Eksekutif ditingkat Pemerintahan Desa. dimana proses pemilihannya melalui pemungutan suara secara demokratis, sebagaimana sudah diatur dalam Undang-undang sebagai landasannya. Adapun kedudukan Desa itu sendiri merupakan entitas politik otonom dan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki regulasi sendiri dalam mengelola kehidupan Desa { Bastian, 2015L:20 ).

Sunardi adalah salah satu Kepala Desa terpilih hasil dari pilihan mayoritas masyarakat di Desa Tegaldatar Kec.Maniis Kab.Purwakarta periode 2021-2027, sebelumnya Desa ini dipimpin oleh tokoh terkemuka di wilayah Maniis, yang tak lain adalah Bahrum, yang sering disapa Abah Baung, kemudian Abah Baung memberikan kesempatan dan dukungan kepada Sunardi untuk mencalonkan sebagai kandidat calkades Desa Tegaldatar, yang pada akhirnya Sunardi bisa mengungguli kandidat lainnya dan terpilih menjadi orang nomor satu di desa tersebut, untuk mengemban amanah rakyat.

Dalam menjalankan tugasnya dari hasil comfirmasi pihak kami dari Media Buser Indonesia Biro Purwakarta, ke beberapa pihak, Kamis, 26/05/2022, salah satunya apa yang diutarakan oleh Munir selaku pembantunya, “Pak Sunardi menurut penilaian saya selaku pembantunya dalam menjalankan tugasnya sebagaimana yang saya rasakan, selalu mengedepankan azas Desentralisasi dan mengedepankan sesuai kearifan lokal, dimana apapun dalam menjalankan program program nya selalu diawali melalui azas dan prinsip mengedepankan musyawarah dalam menentukan kebutuhan masyarakat yang melibatkan semua unsur yang ada melalui mekanisme yang sesuai, diantaranya program dilaksanakan melalui ajuan dari bawah sesuai kebutuhan, mulai dari musyawarah tingkat RW/Dusun (Musdus) untuk dikompetisikan ditingkat Desa yang menjadi ajuan skala prioritas yang diutamakan sebagai keinginan masyarakat, kemudian hasil dari Musdus dikompetisikan kembali ditingkat Desa (Musdes), dimana hasilnya yang akan menjadi Program Desa yang dituangkan dalam Rencana Anggaran Pembangunan Desa, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang, yang sudah jadi skala prioritas.

Begitupun beliau selalu meminta petunjuk salah satunya kepada kepada Abah Baung sebagai tokoh yang dituakan dan sudah berpengalaman dalam urusan kepemerintahan dan kemasyarakatan, namun beliaupun mengakui kalau kinerjanya belum maksimal dan ada kalanya khilaf, sebagaimana yang beliau sampaikan pada kami waktu itu.” InsaAllah saya akan jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, karena ini sudah menjadi tugas saya, namun saya juga perlu dukungan dari semua pihak, agar bisa berjalan sebagaimana mestinya,” tukasnya.

“Adakalanya saya juga tak siap menjalankan tugas dalam waktu bersamaan, salah satunya ketika program stating tahun 2021, ketika program tersebut tidak dilaksanakan 100%, dalam diwaktu yang seharusnya, hal ini salah satunya karena terkendala adanya wabah Covid-19, dimana tenaga nakesnya lebih terfokus pada penanganan Vaksinasi, jadi program tersebut bisa dilaksanakan kembali setelah selesai penuntasan Vaksinasi Covid-19, dan Vaksinasi ini harus berhasil demi keselamatan warga dan program ini harus diutamakan daripada program program lainnya berdasarkan perintah pemangku kepentingan yang lebih tinggi waktu itu.” Sambungnya.

Saat kami comfirmasi Sunardi, kebetulan waktu itu sedang ada kegiatan ibu ibu dari Kader Posyandu sedang tmenyiapkan kebutuhan asupan gizi, seperti susu, makanan lainnya untuk balita/anak yang kurang mampu yang ada di wilayah ini, kata ibu Yoyoh selaku Ketuanya, ” hari ini kami dari team ibu ibu posyandu akan memberikan susu, dan nutrisi lainnya untuk balita usia 1 – 5 tahun,  pemberian ini lebih diprioritaskan kepada balita yang rutin melakukan penimbangan khususnya dari keluarga yang kurang mampu, dlmana sisanya ada 20 orang anak yang usia 1 – 5 tahun, dan kegiatan ini dilakukan sebagai kelanjutan program tahun lalu yang belum dilaksanakan sepenuhnya,” imbuhnya.

Pada kelanjutan paparannya,  Sunardi kepada kami ( Red ) yang juga waktu hadir juga ada beberapa awak media yang lain, lanjut Sunardi, “sekali lagi saya ucapkan terimakasih atas kedatangan dari beberapa jurnalis untuk bersilaturahmi, yang telah memberikan masukan yang positif, mengkonfirmasi sekaligus juga klarifikasi adanya mis communicaton, terkait adanya pemberitaan dari beberapa media online, sebelumnya saya juga mengapresiasi tugas wartawan sebagai profesi yang mulia sebagai bagian dari kewajibannya untuk mencari dan menyampaikannya kembali informasi tersebut kepada publik yang akurat dan berimbang, baik melalui media visual maupun audio visual, seperti online, cetak sebagai bagian dari tugas Negara yang dilindungi undang-undang,”tutupnya.

Kamipun dari media memberikan masukan kepada Sunardi selaku  pemimpin sekaligus penguasa pengguna anggaran Desa Tegal Datar, agar mekanisme kepemimpinannya dijalankan sebagaimana mestinya, termasuk salah satunya memfungsikan perangkatnya sesuai dengan jabatannya sehingga tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.  ( Saepul Bahri, S. Ag/Dedi )

Tinggalkan Balasan