Kuningan || buserindonews.com – Baru-baru ini heboh dengan adanya dugaan informasi isi saldo ibu Solikah warga Desa Sagarahiang Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Raib, ternyata di gesek oleh ketua kelompok.
Sebelumnya sempat di beritakan oleh media ini dengan berjudul, “Hampir 1 Tahun Kartu ATM Solikah Penerima Program BPNT di Tahan Agen BNI link Mahpudin Tau-tau Isi Saldo Raib”, ternyata hal tersebut itu tidak benar dan ada kesalahan pahaman.
Agen BNI Link Mahpudin dengan adanya pemberitaan tersebut mengklarifikasi kepada media ini bahwa dirinya mengatakan ini salah paham dan tidak benar, karena pihak kami tidak pernah menahan kartu ATM Program BPNT ibu Solikah sudah selama satu tahun. “Bebernya
Dalam kejadian tersebut saya selaku Agen BNI langsung mengajak ketua kelompok ibu cucu dan penerima manfaat ibu Solikah di balai desa guna untuk mediasi bahwa kami Agen BNI link tidak pernah sama sekali menahan ataupun mengambil isi saldo dalam kartu ATM ibu Solikah.
Di dalam pertemuan tersebut juga kami di hadiri dari beberapa pihak, yaitu dari pihak. Dinas sosial dari pendamping serta dari pihak kepolisian
“Cucu sebagai ketua kelompok saat di pertemuan tersebut mengakui bahwa dirinya telah mengambil isi saldo ibu Solikah setiap satu bulan sekali.
Cara pengambilannya dia menggesek kartun ATM nya di Agen BNI link Yanto, ketika dia sudah melakukan transaksi pengambilan uang di Agen Yanto. Cucu berpura-pura mengecek lagi ke Agen BNI link Mahpudin dan ketika di isinya kosong kata Agen Mahpudin.
Sementara itu cucu sebagai ketua kelompok saat itu juga tidak bisa mengelak sama sekali saat di pertemukan dengan berbagai pihak. Dirinya mengakui semua perbuatannya bahwa dia yang menggasak uang tersebut setiap bulannya. Ternyata Uang tersebut selama ini di ambil oleh ketua kelompok ujar Nara sumber 14/01/2025 Malam. (Key)
















