Bengkulu Selatan ||buserindonews.com – Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Yevri Sudianto, mengungkapkan kekecewaan mendalam terkait banyaknya aset terbengkalai di wilayahnya. Dalam peninjauan ulang ke lokasi Duta Beach Hotel, ditemukan tumpukan semak belukar yang masih berada di tempat, mengindikasikan kurangnya responsivitas OPD terkait dalam pemeliharaan aset. Keadaan ini berpotensi memicu berbagai masalah serius, seperti penurunan produktivitas, kerugian finansial, hambatan operasional, dan risiko keamanan yang membahayakan.
Kondisi serupa juga terlihat pada aset-aset di Dinas Pertanian, yang tampak dibiarkan tanpa perawatan memadai. Kurangnya perawatan rutin menyebabkan aset-aset tersebut cepat rusak dan menjadi tidak layak digunakan. Biaya perbaikan atau perawatan yang sebenarnya relatif kecil dan berpotensi menghemat keuangan daerah, malah berpotensi hilang karena aset yang tidak produktif.
Atas dasar ini, Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berbenah dan menyesuaikan diri dengan visi misi “Bengkulu Selatan Beradat dan Berkemajuan”. Pemimpin daerah ini menekankan pentingnya kerja sama dan keselarasan dalam mencapai tujuan bersama, serta mengajak semua pihak untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam mengelola aset daerah.
Bagi pejabat atau ASN yang merasa tidak sejalan dengan visi dan misi ini, Yevri Sudianto mempersilakan mereka untuk mundur. Harapan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen untuk menjadikan Bengkulu Selatan lebih baik dan lebih maju, serta memastikan pengelolaan aset yang lebih efektif dan efisien. Dengan langkah ini, diharapkan seluruh OPD dapat memahami pentingnya peran mereka dan bersedia berbenah demi kemajuan bersama.
















