Minggu, Oktober 24, 2021
Beranda Daerah Warga Masyarakat Cimanggung Berharap Pemda Sumedang Jelaskan Status Tanah Bangunan SMPN 1...

Warga Masyarakat Cimanggung Berharap Pemda Sumedang Jelaskan Status Tanah Bangunan SMPN 1 Cimanggung.

Buserindonews | Cimanggung Harapan warga soal pelebaran jalan yang ada di dua desa yakni Desa Sindanggalih dan Pasirnanjung Kecamatan Cimanggung kab Sumedang belum terrealisasikan hingga saat ini padahal jalan tersebut merupakan akses jalan menuju jalan utama Propinsi Parakanmuncang -Simpang. Sabtu 9/ Januari 2021.

Seperti dikatakan Jajang Tohir salah satu perwakilan warga Kecamatan Cimanggung terkendalanya pelebaran jalan tersebut lebih disebabkan karena masih menunggu turunya status asal usul tanah yang di pakai SMPN 1 Cimanggung yang sudah 4 bulan di pertanyakan oleh warga dan sampai saat ini belum jelas kabarnya dari pihak Pemda Kabupaten Sumedang.

Akses jalan itu memang sudah sejak lama ada hanya saja jalan tersebut bisa dilewati oleh kendaaraan roda dua saja. Padahal jika musim panen banyak warga mengangku hasil panenenya menggunakan motor atau dibawa secara manual, sehingga butuh pelebaran “terangnya.

Jika jalan itu bisa dilewati kendaraan roda empat pastinya warga sangat senang selain bisa mengangkut hasil panen. Bahkan disekitar jalan itu ada pemakaman umum serta salah satu jalan alternatif warga jika terjadi kemacetan yang disebabkan banjir.

Pelebaran jalan itu jika terlealisasikan tentunya akan membongkar sebagian benteng milik SMPN 1 Cimanggung Sedangkan pelebaran disekitar sekolah itu 2 meter dan panjang sekitar 60 meter saja.

Dengan pelebaran jalan itu akan sangat besar manfaatnya bagi warga masyarakat umum sedangkan titik pelebaran jalan berada persis di belakang sekolah dan makam umum persisnya di Dusun Bangkir Desa Sindanggalih Kecamatan Cimanggung Sumedang ,”tuturnya.

Menurut keterangan kepala Desa Sindanggalih Kecamatan Cimanggung, Kab Sumedang Somantri mengatakan bahwa tanah itu milik pesanteren Cikalama untuk dihibahkan kepada warga masyarakat sindanggalih untuk pemakaman umum masyarakat,dari pondok pesantren cikalama.

Dan jelas itu tanah bukan milik pemda sumedang.l,yang luasnya 10.478,m’2 dan kalau benar itu milik pemda Sumedang harus di buktikan dengan surat suratnya.

Pimpinan pondok pesanteren Cikalama, KH RD Yuyu Yusup mengatakan bahwa tanah 10.478.m’2 tersebut emang di hibahkan untuk warga masyarakat di peruntukan untuk pendidikan dan makam,disitu juga ada makam pendiri pesanteren Cikalama yaitu makam Syech abdul mutholib bersama keluarga nya pengakuan dari pihak pondok pesanteren cikalama, tanah yang di dusun bangkir RT 03/rw01 Desa Sindanggalih tersebut kurang lebih luas 10.478,m’2.

Respon dari pihak pondok pesanteren cikalama, setelah ada laporan dari warga masyarakat terkait adannya plang yang sudah terpasang di depan sekolah SMPN tersebut, maka dari pihak pondok pesanteren cikalama menegaskan itu tanah milik pondok pesanteren cikalama dan di hibahkan untuk pemakaman umum, dan pendidikan hartinya tanah itu bukan milik pemda Sumedang dan kalau itu dimiliki pemda dasarnya dari mana harus ada dasarnya pungkasnya. (JAY)

RELATED ARTICLES

Ajun Angkat Bicara Terkait Pemberitaan Dirinya Mengancam Menggunakan Preman.

  Palembang || buserindonews.com- Melalui Kuasa Hukumnya Benny Murdani, dia mengatakan pemberitaan tersebut tidaklah benar. Bahkan terkesan mengada-ada. “Beritanya sudah tidak objektif lagi. Tetapi sudah subjektif, karena...

Masyarakat Tanjung Kurung Sangat Resah Adaya Tanggul Proyek Yang Diduga Menggangu Aktifitas Nelayan Setempat

  Banyuasin || www.buserindonews.com-Terkait proyek revitalisasi Danau Desa Tanjung Kurung yg menuai protes warga masyarakat khususnya para nelayan yg merasa terganggu atas pengerjaan proyek ini...

Polres Purwakarta Berinovasi Pemberian Vaksinasi Covid-19 Dengan Sistem Drive Thru.

  Purwakarta || buserindonews.com - Upaya mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 kepada warga Kabupaten Purwakarta, berbagai upaya dilakukan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta. Kali ini, Polres Purwakarta...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Memasuki Level 1, Kapolres Banjar : Kita Tetap Waspada dan Tetap Prokes

  Polres Banjar || buserindonews  - Kota Banjar memasuki PPKM Level 1 dalam kasus Covid-19, Kapolres Banjar AKBP Ardiyaningsih, S.I.K.,M.Si. Mengingatkan untuk tetap patuhi Protokol...

Ajun Angkat Bicara Terkait Pemberitaan Dirinya Mengancam Menggunakan Preman.

  Palembang || buserindonews.com- Melalui Kuasa Hukumnya Benny Murdani, dia mengatakan pemberitaan tersebut tidaklah benar. Bahkan terkesan mengada-ada. “Beritanya sudah tidak objektif lagi. Tetapi sudah subjektif, karena...

Masyarakat Tanjung Kurung Sangat Resah Adaya Tanggul Proyek Yang Diduga Menggangu Aktifitas Nelayan Setempat

  Banyuasin || www.buserindonews.com-Terkait proyek revitalisasi Danau Desa Tanjung Kurung yg menuai protes warga masyarakat khususnya para nelayan yg merasa terganggu atas pengerjaan proyek ini...

Advokat Perusahaan Tambang Bunati Angsana Kalsel di Bacok Orang Tak Dikenal.

  TANAH BUMBU-KALSEL || buserindonews -Kejadian seorang Advokat di bacok tersebut di Lokasi berada di Desa Bunati Angsana, Tanbu, Kalsel pada sekira pukul 17.45. Informasi sementara,...

Recent Comments