Pilkades Mekarwangi Siap 100 Persen, Dua TPS Disiapkan di Kantor Desa

Sumedang ||BI Menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 pada Rabu, 28 Oktober 2026, Desa Mekarwangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, dinyatakan siap melaksanakan pesta demokrasi tingkat desa. Kesiapan tersebut dipastikan melalui kegiatan monitoring Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tomo pada Selasa (27/10/2026).

 

Dalam peninjauan tersebut, Camat Tomo Risyana, S.STP., M.IP., bersama Kapolsek Tomo AKP Baban Kusbandi memastikan persiapan penyelenggaraan Pilkades berjalan sesuai tahapan. Seluruh logistik pemilihan dilaporkan telah diterima dan berada di lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

 

Dua TPS Dipusatkan di Kantor Desa

 

Untuk melayani pemilih, Desa Mekarwangi menyiapkan dua TPS yang berlokasi di Kantor Desa Mekarwangi. Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.202 jiwa, kesiapan lokasi, logistik, dan penyelenggara menjadi bagian penting dalam memastikan proses pemungutan suara berlangsung tertib.

 

Camat Tomo Risyana menyampaikan bahwa persiapan Pilkades di Desa Mekarwangi telah mencapai 100 persen. Tahapan yang telah dilalui, menurutnya, berjalan tanpa kendala signifikan.

 

“Alhamdulillah, pada saat ini kami sudah melakukan monitoring untuk persiapan. Insyaallah sudah 100 persen, tinggal pelaksanaan. Untuk logistik sudah diterima dan sudah ada di TPS,” ujarnya.

 

Ia berharap pelaksanaan Pilkades berjalan lancar serta menghasilkan pemimpin yang amanah, mampu mengayomi masyarakat, dan membawa kemajuan bagi desa.

 

“Alhamdulillah tahapan demi tahapan sudah dilalui dan tidak menemukan permasalahan yang signifikan di Desa Mekarwangi. Mudah-mudahan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 berjalan lancar serta menghasilkan putra-putri terbaik yang nantinya menjadi pemimpin dan pengayom warga,” tambahnya.

 

Kapolsek Tomo: Jaga Kondusivitas, Hormati Pilihan Warga

 

Sementara itu, Kapolsek Tomo AKP Baban Kusbandi menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), baik menjelang pemungutan suara maupun selama proses penghitungan suara.

 

Menurutnya, komunikasi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga suasana tetap aman. Tokoh masyarakat, Karang Taruna, dan kalangan pemuda juga telah dirangkul untuk mendukung terciptanya Pilkades yang damai.

 

“Kita imbau kepada masyarakat, mudah-mudahan aman, lancar, dan tidak ada hal apa pun. Kita sudah guyubkan seluruh elemen, mulai dari tokoh masyarakat, Karang Taruna, hingga para pemuda,” tegasnya.

 

Forkopimcam Tomo juga mengajak seluruh warga yang tercatat dalam DPT agar menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab, tanpa tekanan, intimidasi, maupun provokasi.

 

Dari Adu Gagasan Menuju Penentuan Pilihan

 

Sebagaimana diberitakan STNews sebelumnya, Pilkades Desa Mekarwangi diikuti dua calon kepala desa, yakni Agus Kuswara sebagai calon nomor urut 1 dan Tuti Hendrawati sebagai calon nomor urut 2. Kedua calon telah ditetapkan melalui Berita Acara Nomor 4 Tahun 2026 tertanggal 16 September 2026 dan tercatat mengikuti deklarasi damai Pilkades.

 

Dalam tahapan kampanye tertutup pada Sabtu (24/10/2026), Agus Kuswara memaparkan visi dan misinya yang dikenal dengan “BERANI NYATA”, yakni Bersih, Amanah, Inovatif, Nyaman, dan Taqwa. Pada kegiatan tersebut, ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim sukses dan para pendukung yang telah mengikuti tahapan Pilkades.

 

Berdasarkan informasi yang diterima  calon nomor urut 2 tidak hadir dalam kegiatan kampanye tertutup tersebut. Meski demikian, ketidakhadiran itu tidak dapat langsung dimaknai sebagai pelanggaran, dan penjelasan mengenai alasan ketidakhadiran maupun ketentuan kampanye perlu dikonfirmasi kepada panitia.

 

Kini, seluruh rangkaian tahapan mengarah pada satu momentum penting: pemungutan suara yang akan menentukan pemimpin Desa Mekarwangi untuk masa jabatan 2026–2034.

 

Pilkades Bukan Sekadar Menang atau Kalah

 

Kesiapan teknis yang mencapai 100 persen menjadi modal awal, tetapi keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari tersedianya logistik dan kesiapan TPS. Partisipasi warga, netralitas penyelenggara, keamanan, serta penghormatan terhadap hasil pemilihan juga menjadi bagian penting dari demokrasi yang berkualitas.

 

Masyarakat diharapkan menggunakan hak pilih sesuai hati nurani, menjaga persaudaraan, dan tidak membiarkan perbedaan pilihan memecah kerukunan warga.

 

Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat, tantangan berikutnya adalah membuktikan komitmen dalam pelayanan publik, pembangunan, transparansi pemerintahan, dan peningkatan kesejahteraan warga.

 

Rabu, 28 Oktober 2026, suara masyarakat Mekarwangi akan menjadi penentu arah kepemimpinan desa untuk delapan tahun ke depan.ika

Tinggalkan Balasan