Aliansi Mahasiswa Jabar Menggugat ,Tolak Kenaikan BBM Dan Menolak Pemilu Ditunda

  • Bagikan

Jawa Barat || buserindonews.com – Aliansi Mahasiswa Se -Jabar yang terhimpun pada aliansi mahasiswa Jabar menggugat mekaksanakan Aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate Jawa Barat.
Tuntutan mahasiswa Se-Jawa Barat yakni tentang persoalan tentang wacan penundaan pemilu dan priodesasi presiden, Dalam aksi itu mahasiswa Se-Jawa! Barat menyuarakan 6 tuntutan.

Menolak penundaan pemilu dan perpanjangan tiga periode dibahas oleh DPR/MPR RI dalam amandemen ataupun UU.

Turunkan kenaikan Pajak PPN/PPH/PBB dan harga BBM yang merugikan rakyat

Mendesak Kapolri agar setiap anggota kepolisian tidak bertindak refresif dalam pengendalian massa serta mengadili petugas kepolisian yang bertindak melangar HAM.

Perbaiki segara tataniaga produk barang dan jasa diindonesia sampai pasar dan harganya seimbang sesuai dengan kemampuan rakyat.

Tegakan Reforma Agraria Sejati dengan distribusi lahan untuk rakyat

Berikan Hak Pendidikan untuk mahasiswa belajar tatap muka

Ketua Koordinator Aksi AMJM Agung Andirian menyampaikan banyaknya kebijakan pemerintah yang mengorbankan rakyatnya membuat cita-cita bangsa tidak terealisasikan sampai saat ini.
“ Menurutnya kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak pro rakyat, melainkan cenderung menyengsarakan rakyat,
hal demikian yang membuat semua elemen tergerak untuk turun kejalan” Ungkap Agung Andrian
AMJM mendorong dan mendesak agar pemerintahan Jawa Barat menyatakan sikap tegas kepada pemerintahan pusat untuk tolak perpanjangan masa jabatan dan penundaan pemilu 2024.
“Agung menambahkan, aksi unjuk rasa merupakan panggung mahasiswa dan rakyat Jawa Barat yang tidak sempat ikut menyuarakan tuntutan ke Jakarta.
“Unjuk rasa kami, akan menjadi panggung bagi mahasiswa dan rakyat yang bebal dengan keadaan negara. Panggung yang tersedia bagi siapa saja yang gerah dengan suburnya oligarki di tanah Indonesia yang suci ini,” tambahnya..”.
Dalam aksi inipun AMJM menyampaikan aspirasinya dalam menyinggung persoalan naiknya harga BBM dan bahan pokok yang cenderung naik signifikan. Menurut Deva Awaludin kepolisian harus mengusut dalang dari naiknya harga BBM dan bahan pokok.
“Naiknya harga BBM dan Bahan pokok pasti ada oknum yang bermain disini! Pemerintah Jawa Barat harus sigap mengungkap kasus ini sebelum rakyat semakin sengsara akibat naiknya harga BBM dan bahan pokok dipasaran.” Ungkap Deva, Danlap Aksi AMJM. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Buser Indonesia