Tanah Bumbu KALSEL || buserindonews.com, Dalam rangka mewujudkan pemerataan Pembangunan yang berkesinambungan, untuk menumbuh kembangkan Usaha Perekonomian warga Masyarakat Transmigrasi Kec.Angsana Tanah bumbu.
Dalam hal ini Pemerintah Pusat melaksanakan Programnya melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, bekerjasama dengan Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kebupaten Tanah Bumbu memberikan Pelatihan budidaya usaha Peternakan Kambing untuk warga Trans Nelayan Angsana. Selasa (28/06/22)
Kepala Dinas Provinsi Kalsel yang diwakili kepala Bidang Transmigrasi ibu Ina Yuliani, S.SOS, M.Si, M.IP, menyampaikan bahwa dalam pelatihan ini beliau berharap kepada warga Trans Angsana benar-benar serius dalam membangun usaha agar dapat memenuhi kehidupan yang mandiri serta kreatif dalam menopang perekonomian keluarga.”ucapnya”.
Pelatihan diharapkan dapat memahami dan bisa mengembangkan Usaha Budidaya ternak kambing tersebut serta dapat dipetertanggung jawab atas apa yang diberikan Pemerintah kepada masyarakat.”harapnya”.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tanah Bumbu yang diwakili oleh Kabid Transmigrasi dan HI Bapak Pati Raja Wani.SE, menyampaikan tentang Kebijakan Transmigrasi oleh Kementrian Tenaga kerja dan Trasmigrasi melalui paradigma baru ada 5 kebijakan :
a. Mendukung ketahanan pangan dan kebutuhan papan, melalui upaya peningkatan produktivitas lahan.
b. Mendukung kebijakan Energi alternatif di kawasan transmigrasi.
c. Mendukung ketahanan Nasional, yaitu mengintegrasikan permukiman transmigrasi dengan masyarakat sekitar.
d. Mendorong peningkatan Pertumbuhan ekonomi / Investasi dan pemerataan Pembangunan.
e. Menunjang penanggulangan kemiskinan dan pengangguran .
Lain halnya Transmigrasi kita era Penjajahan Hindia Belanda, tidak lain sebagai strategi mereka untuk memudahkan dalam menaklukan daerah jajahannya, sehingga masyarakat kita tidak diberi kesempatan agar tidak terciptanya persatuan dan kesatuan / politik pecah belah dan jajahlah. Maka dari itu dijaman Hindia belanda terjadilah Transmigrasi Pertama tahun 1905-1941 mereka menerapkan sistem Culture stelsel, dimana warga kita transmigrasi kurang mendapat perhatian dari pemerintah Hindia belanda, banyak yang sakit dan meninggal tidak mendapatkan pelayanan dan pengobatan sementara sistem kerja tanam paksa diterapkan pada penduduk yg lemah dan tak berdaya.
Menyikapi hal inilah pemerintah mempelajari dari pengalaman yang ada bahwa Tujuan Transmigrasi diharapkan selain menyebarkan penduduk dari kota yang padat penduduk ke daerah yang kosong agar terjadi pemerataan pembangunan dan menghindari kesenjangan sosial ekonomi dan budaya.
Permulaan Transmigrasi secara resmi dilaksanakan Pemerintah Indonesia tanggal 12 Desember 1950 pola pengembangan Transmigrasi berbagai aspek yang diterapkan pemerintah seperti , pendidikan dan pelatihan, kesehatan , mental spritual/keagamaan, olah raga, kesenian dll,tujuannya adalah :
1. Meningkatkan kesejahteraan transmigran dan Masyrakat sekitarnya.
2. Peningkatan dan pemerataan pembangunan Daerah.
3. Memperkokoh persatuan dan kesatuan.
Diakhir acara diserahkan berupa bantuan Obat-obatan dan ternak Kambing sebanyak 10 Ekor.
Pelatihan tersebut dihadiri,
Kabid Transmigrasi Provinsi Kalsel, ibu INA YULIANI, S.Sos, M.Si, M.IP,
-Kasi Pembinaan dan Pembangunan Satuan Permukiman Pugar SP-Pugar bapak Mustapa, SH.
-Narasumber/ bidang Peternakan Provinsi
-Kabid Transmigrasi dan HI Kab.Tanah Bumbu ( Bersama rombongan ).
-Kepala Puskesmas Kec.Angsana.
– kepala UPT Trans Angsana
– Peserta Pelatihan Warga Trans Nelayan Angsana.
( Edy-BUSER INDONESIA )
Beranda
Berita Terbaru
Dinas Tranmigrasi Tanbu dan Prov.Kalsel adakan Pelatihan Budidaya ternak Kambing di Kec.Angsana
Dinas Tranmigrasi Tanbu dan Prov.Kalsel adakan Pelatihan Budidaya ternak Kambing di Kec.Angsana
Rekomendasi untuk kamu

Kalsel || buserindonews. Com BATULICIN — Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menerbitkan Surat Edaran…

PRABUMULIH, 8 Juli 2026 – Watch Relation of Corruption Pengawas Aset Negara Republik Indonesia (WRC…

Jepara || buserindonews. Com – Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyebut kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat…

MAJALENGKA|| buserindonews.com – Kejaksaan Negeri Majalengka resmi menahan 2 orang tersangka dalam kasus Dugaan Tindak…












