Di Duga Pekerjaan TPT Desa Babakanmanjeti Jadi Ajang Korupsi

  • Bagikan

Majalengka || buserindonews.com – Setiap triwulan sekali pemerintah mengecurkan anggaran ke setiap Desa-desa demi memenuhi kesejahteraan masyarakat.

Desa Babakanmanjeti, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka Jawa Barat sedang melaksanakan pekerjaan TPT anggaran yang bersumber dari Dana Desa tahap 3, Titik tempat lokasi pekerjaan di SAWAH LEGA dengan pagu anggaran Rp.200.416.000 (Dua Ratus Juta Empat Ratus Enam Belas Ribu Rupiah) dengan Volume panjang = 360 M, Lebar = 30 Cm, Tinggi = 90 Cm.

Menelisir pekerjaan proyek TPT yang di duga adanya Mark-up anggaran salah Satu LSM angkat bicara.

Saya sudah mengestimasi pekerjaan proyek tersebut dan Waw harga perkubikasi nya sangatlah pantastis”, Ujar LSM KPHAN

Masih LSM ” Anggaran tersebut cukup lah besar untuk perkerjaan TPT dengan volume 129,6 M³ dan tidak akan sampai mengahabiskan anggaran Rp.200.416.000 (Dua Ratus Juta Empat Ratus Enam Belas Ribu Rupiah), karena untuk harga perkukasi pasangan batu TPT SBD kabupaten Majalengka cuman di harga Rp.850.000 (Delapan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan di desa manjeti harga perkubikasi nya 1.368.000 (Satu Juta Tiga Ratus Enam Puluh Delapan Ribu Rupiah) itu mengacu nya ke harga SBD mana ???…

“Dengan adanya dugaan penggelembungan anggaran atau Mark-up yang begitu sangat kental kami pihak Media dan LSM menjadi tanda tanya besar,apakah ini menjadi lahan korupsi pejabat atau ada indikasi dengan pihak lain.

Kamis, 9 Desember 2021 kami awak media mendatangi kantor desa manjeti ingin meminta komentar, setibanya kami datang ke kantor Desa Babakanmanjeti kami awak mendia bertemu dengan Sekretaris Desa, Sekdes mengatakan “mohon maaf sebelum nya pa kami pihak desa tidak asal membuat RAB kami pihak desa bikin RAB menyuruh konsultan Teknis dan proposal RAB pun di ferivikasi oleh pihak dinas Uptd BMCK terus di acc”. Ucapnya

Sekdes menambah kan, ” ya semua orang juga sudah pada-pada tau pekerjaan di desa ya seperti ini kalau masalah untuk gede sih ga ada tapi ada lah”.

Sampai berita ini di terbitkan kepala desa belom di mintai komentar di karenakan tidak ada di kantor nya.

Dengan adanya dugan korupsi di Desa Babakanmanjeti di harapkan pihak APH (Aparat Penegak Hukum) turun dan segera menyelidiki nya supaya tidak berkembang biak, ujar LSM KPHAN. (Wisnu/key)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Buser Indonesia