Daerah  

Diduga Ada Penyelewengan Dana Didesa Talaga Kec.Pasirwangi Kab.Garut Masyarakat Minta Transparansi

Garut | buserindonews.com – Masyarakat Desa Talaga Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut, heran dengan tidak transparansi pemerintahan Desa yang dimaksud, diduga adanya anggaran yang tidak digunakan sebagaimana mestinya, diantaranya :
1. Pipanisasi untuk kampung talaga gede yang diduga pipanisasi anggarannya di untuk kepentingan pribadi tahun 2019.
2. Sumur Bor/Artesis untuk kampung Sengrod 2019 ujar nara sumber kepada media buserindonews baru baru ini melalui sambungan telepon.

Dana Desa 2020 tersebut yang belum terealisasi pembangunannya, terkait pembangunan tembok penahan tanah RW 07 dan Pembangunan Drainase RW 01/01, masyarakat sendiri membenarkan bahwa tidak ada pembanguan malahan masyarakat membuat pernyataan bahwa tidak ada pembangun tembok penahan tanah di RW 07 dan drainase RW 01 lanjut nara sumber.

Lebih anehnya dalam laporan keterangan tanggung jawab ( LKPJ ) akhir tahun 2020 perihal pembangunan tembok penahan tanah RW 07 dan pembangunan drainase RW 01 itu udah ada.

Masyarakat juga mempertanyakan perihal pembangunan tersebut ke pihak Kecamatan bagian Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bahwa menurut PMD kalau udah ada dalam laporan keterangan tanggung jawab (LKPJ) akhir tahun 2020 terkait pembangunan pembangunan tembok penahan tanah RW 07 dan pembangunan drainase RW 01 tersebut berarti itu udah terlaksana karena dari pihak kecamatan monitoring terkait pembangunan yang akan di laksanakan dan yang udah di laksanakan.

Terkait secara obyek/ lapangan pembangunan tersebut tidak ada. Maka dari itu masyarakat meminta pada pihak terkait untuk menindaklanjuti perihal tersebut, jangan sampai ini dibiarkan begitu saja pungkas nara sumber.
Sampai berita ini tayang pihak pemdes belum bisa di hubungi.

Salah satu warga R kepada media mengatakan hal ini harus di usut tuntas sampai kejadian ini terang benderang,ini negara hukum,tidak bisa seenaknya saja dalam penggunaan anggaran,kalau dugaan ini benar adanya kejaksaan dan kepolisian harus turun tangan usut tuntas kasus ini ujarnya dengan semangat. ( Red /Agus Jafar )

Tinggalkan Balasan