BANDUNG || Buserindonews.com – Isu perebutan kursi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau “NU 1” kembali menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Jawa Barat. Baik kalangan muda maupun sepuh disebut ikut memprediksi siapa calon dan siapa yang akan terpilih.
Selain isu kepemimpinan, wacana pemberangkatan rombongan 600 bus dari Jawa Barat menuju Jakarta juga menjadi sorotan. Pembicaraan tersebut tidak hanya muncul di forum resmi, tetapi juga di ruang-ruang publik seperti warung kopi.
Menanggapi hal itu, sejumlah warga menginisiasi Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai bentuk keprihatinan dan harapan untuk bangsa. Kegiatan doa bersama dan zikir ini diharapkan menjadi doa umat yang dikabulkan Allah, bukan sekadar ajang mobilisasi massa atau jalan untuk kepentingan jabatan tertentu.
“Ayoo kita ini jangan hanya mengandalkan mereka yang datang ke Monas. Kita yang tidak ikut ke Monas juga wajib berdoa untuk bangsa dan negara ini semoga cepat pulih,” ujar Wahyu, salah seorang warga yang ikut ngopi di pinggir jalan Bandung.
Wahyu juga meminta agar publik mengabaikan gosip terkait “Sudirman Satu” yang disebut-sebut akan berkontestasi menjadi NU 1 di Jawa Barat. Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan yang lebih besar.
“Mudah-mudahan ini membawa berkah 600 kali lipat lebih baik, tidak hanya 600 bus ke Jakarta. Selamat dan sukses buat acara tersebut,” katanya.
( Wisnu)
















