Daerah  

Kades Cidadap, di Duga Gelapkan Uang Bantuan Dana Desa

Majalengka || buserindonews.com – Kades Cidadap, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka Jawa Barat di duga gelapkan Dana bantuan Dana Desa (DD)  bagi ketahanan pangan dan hewan anggaran tahun 2022.

Informasi yang di terima oleh awak media mengatakan, Pada tahun 2022 tahap satu kades Cidadap menganggarkan anggaran bantuan Dana Desa ( DD)  bagi ketahanan pangan dan hewan untuk pembelian sapi sebanyak 8 ekor sapi dengan anggaran 140 juta.

”Kenyataan, Kades Cidadap hanya membeli sapi itu sebayak 7 ekor sapi, ada dugan untuk satu ekor sapi anggaranya tidak dibelikan.

Selain itu ada juga anggaran pembelian mesin untuk babad rumput dengan anggaran 10 juta lebih  lagi-lagi mesin babad rumput tidak di belikan, “Ujarnya.

Lebih lanjut Kata sumber awak media, setelah sapi di beli, sudah beberapa bulan  sapi di jual Lagi oleh kades kepada bandar, Dan keuanganya di duga di pegang oleh kepala Desa lalu sampai sekarang sapi tak kunjung di belikan lagi.

Akibat tidak transparan anggaran kepala Desa kepada Bumdes mengakibatkan jajaran pengurus BuMdes mengundurkan diri.

Selain itu kelompok tani juga hanya Kadis setempel kenyataan seharusnya sapi di Kelola oleh kelompok, sebaliknya kelompok tidak tahu Karna tidak dilibatkan oleh Kades, “Paparanya.

“Ketika hal tersebut di konfirmasikan kepada Kades Cidadap melalaui sambungan WashAap nya mengatakan,”, bahwa untuk ketahanan pangan untuk pengadaan sapi,yang melalui Anggaran dana desa ditahan ke satu dengan nilai anggaran 141 juta kalau gak salah pak,itupun dipotong pajak kisaran 12,5 %pengadaan sapi tersebut khusus untuk kelompok ternak sapi pak Didi, tepatnya diblok Ciroke adapun keuangan tersebut itu langsung ditransferkan ke pihak salah satu CV guna pembelanjaan sapi, bahkan ditransfer nya juga oleh pihak kelompok, kalau terkait Sapi nya sekarang masih ada, dan terkait mesin babad juga ada dikelompok kalau harganya juga disesuikan dengan RAB.

Diawal dalam pengadaan itu dulunya setelah ter Realisasi anggaran dalam pengadaan nya 7 ekor, dan sekarang 8 skor sapi, disesuaikan dengan anggaran yang ada kalau jenis sapinya saya kurang begitu tau pak sedangkan Terkait mesin babad rumput ada dikelompok, “Ucapnya kades Suntono.

Pada kesempatan yang sama Buserindonesia langsung mencoba untuk menghubungi via WashAapnya , Camat Eman dalam penyampaian nya “memang kalau Terkait Ketahanan pangan desa Cidadap pada saat itu saya selaku camat menerima laporan dari Media dan LSM , Bahwa adanya persoalan tersebut sehingga kami mengutus untuk disampaikan kepada kepala desa agar semua ini segera diselesaikan dan disesuaikan.dengan percananya ,dan kamipun juga mengucapkan terimakasih yang telah memberikan informasi biar nanti saya akan menghubungi pihak kadesnya, “Pungkasnya Camat Eman. (Red/Tim)

Tinggalkan Balasan