Buserindonews.com
Jakarta, Buser Indonesia – Kabupaten Bekasi kembali menorehkan prestasi di bidang kearsipan nasional. Hal tersebut ditandai dengan kepercayaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai satu-satunya perwakilan pemerintah kabupaten/kota yang menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Kearsipan dan Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Penyelenggaraan Kearsipan Nasional.

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jakarta, tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Mego Pinandito. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola kearsipan sebagai bagian integral dari penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Workshop dan rapat koordinasi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi dan kalangan profesional, antara lain Nasruddin Djoko S. selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Jaoharul Alam selaku Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi, Azmi sebagai Praktisi Kearsipan, Sulistyowati sebagai Praktisi Kearsipan, serta Warsito yang merupakan Analis SDM Aparatur Ahli Madya Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Dalam forum tersebut, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, memaparkan berbagai strategi dan inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan kearsipan. Materi yang disampaikan mencakup penguatan sistem pengelolaan arsip, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kearsipan, hingga upaya digitalisasi arsip untuk mendukung efektivitas pelayanan publik.
Kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bekasi sebagai satu-satunya narasumber dari unsur pemerintah kabupaten/kota menjadi bukti atas capaian dan komitmen daerah tersebut dalam membangun sistem kearsipan yang tertib, modern, dan sesuai dengan standar nasional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para praktisi kearsipan dalam mewujudkan tata kelola penyelenggaraan kearsipan nasional yang lebih baik, profesional, serta mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan berkelanjutan. (Icun Sanjaya /Red)
















