Sumedang || Buserindonews.com – Warga Desa Sindanggalih Kecamatan Cimanggung terus menciptakan ketahanan keluarga dengan budi daya magot melalui budi daya tersebut bukan hanya ketahanan keluarga, namun secara bertahap meningkatkan taraf hidup keluarganya.Minggu 11 Desember 2022
Di Desa Sindanggalih terdapat 2 lokasi pembudidaya magot dengan beranggotakan puluhan orang. Dari budidaya magot ini mereka berhasil meningkatkan pendapatan keluarganya yang juga meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
Budidaya magot yang dijalankan oleh warga Desa Sindanggalih adalah pembesaran Dengan pembesaran tidak dibutuhkan lahan yang luas dan waktu yang relatif singkat .
Kepala desa sindanggalih mengatakan, pembudidaya magot di desanya lebih memilih untuk menjalankan pembesaran Pasalnya, dengan pembesaran magot waktu yang dibutuhkan hanya 10 hari untuk bisa panen. Waktu 10 Hari tersebut menghasilkan magot puluhan kilo
Eddy menambahkan, dengan waktu yang relatif singkat tersebut perputaran modal akan lebih cepat. Untuk penjualan pembesaran magot tersebut saat ini para pembudidaya sudah memiliki pangsa pasar sendiri terutama para pembudidaya magot yang memiliki kotak pembesaran.
“Sebagian besar di desa kita ini mereka melakukan pembesaran magot. Dengan 10 Hari bisa panen dan modalnya cepat berputar kembali,” kata Kades Eddy.
Sementara itu Camat Cimanggung Dikdik Syeh Rizki menjelaskan, budi daya magot ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kecamatan Cimanggung khususnya di Desa Sindanggalih Selain bisa meningkatkan pendapatan keluarga, budidaya ini juga dapat meningkatkan ketahanan keluarga.
Adanya potensi masyarakat Desa Sindanggalih ini, pihaknya segera meminta kepada Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten sumedang untuk melakukan pembinaan dan juga bimbingan terkait dengan teknis dan juga pemasarannya.
“Potensinya cukup bagus, ini harus terus kita kembangkan. Kita ingin ada bimbingan baik dari Diskanla maupun Diskopdagin untuk bimbingan teknis maupun pemasarannya,” tegas Camat Cimanggung, ( Jaelani)
















