Legalitas Perangkat Desa Biyawak Diduga Bermasalah

  • Bagikan

Majalengka || buserindonews.com – Sebagian masyarakat desa Biyawak, kecamatan Jatitujuh, kabupaten Majalengka merasa heran dan bertanya tanya terkait keberadaan para perangkat desa Biyawak.

Pasalnya sebagian masyarakat menilai perangkat desa Biyawak tersebut diantaranya diduga menyimpan kejanggalan seperti halnya terkait keberadaan kedua perangkat desa yakni (nama inisial) OS dan IIS.

Diketahui OS menurut sepengetahuan warga adalah seorang laki-laki yang menjabat sebagai perangkat desa Biyawak dengan jabatan Kasi Pemerintahan atau panggilan “Umi” namun sebagian masyarakat mengetahui bahwa OS hanya lulusan SMP, namun masyarakat juga mendengar bahwa OS hanya sekedar mempunyai surat tugas (ST) dari kepala desa Biyawak.

Sedangkan IIS adalah anak perempuan dari OS yang menurut sepengetahuan beberapa warga, IIS adalah seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari mempunyai kerajaan sampingan menunggu warung jajanan. Namun warga merasa heran karena menurut informasi sekilas IIS ternyata mempunyai pekerjaan sebagai perangkat desa Biyawak dengan jabatan Kasi Pemerintahan atau panggilan “Umi”.

Dengan informasi seperti ini tentu saja membuat sebagian masyarakat bertanya tanya dan ingin mengetahui secara jelas tentang kejelasannya.

“Kami mengetahui tentang permasalahan ini, karena sudah jelas bapak OS setau masyarakat, dia hanya lulusan SMP dan bekerja sebagai Kasi Pemerintahan atau panggilan “Umi” di desa Biyawak, seharusnya ada keterbukaan kepada masyarakat legalitas formalnya seperti apa, apakah sudah punya SK, ataukah cuma Surat Tugas?” Jelas beberapa warga menerangkan kepada awak media.

“Dan paling mengherankan adalah status ibu IIS, apakah betul dia sebagai Kasi Pemerintahan atau panggilan “Umi” di desa Biyawak? Karena setahu kami dia tidak pernah masuk kerja dan warga tidak tahu dia kerja di desa, ibu IIS aktivitas sehari-hari cuma ibu rumah tangga dan kerja sebagai penunggu warung jajanan anak anak seperti es jus dan makanan ringan.
Warga desa Biyawak hanya mengetahui bapak OS sebagai perangkat desa dan mengetahui ibu IIS bukan sebagai perangkat desa” tambah warga.

Saat awak media mendatangi kantor kecamatan Jatitujuh dan menemui H. Muhamad Yamin, S.T. sebagai Kepala Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Kecamatan Jatitujuh menjelaskan, Rabu 23-02-2022.
“Kami menerima berkas data nama nama perangkat desa Biyawak seperti diantaranya:
1. Warjum Setiabudi, menjabat sebagai kepala Desa.
2. Roni, menjabat sebagai Sekretaris Desa.
3. Asep Suprianto, menjabat sebagai Kaur Tata Usaha &
Umum.
4. Enda Suhenda, menjabat sebagai Kaur Keuangan.
5. Fitri Aprianti, menjabat sebagai Kaur Perencanaan.
6. Ali Mustofa, menjabat sebagai Kasi Pelayanan.
7. Wasman, menjabat sebagai Kasi Kesejahteraan.
8. IIS (nama inisial), menjabat sebagai Kasi Pemerintahan.
9. Iman, menjabat sebagai Kadus I.
10. Yaya Insanu Dawamuzikri, menjabat sebagai Kadus II.
11. Diding Saepudin, menjabat sebagai Kadus III.
“Kesebelas perangkat desa ini, adalah yang memiliki SK perangkat desa mendapatkan gaji penghasilan tetap/Siltap dan tentunya telah memenuhi unsur beberapa persyaratan seperti Ijazah ataupun lainnya” jelas pria yang akrab disapa H Yamin.

H Yamin juga menambahkan, “Diluar dari nama yang tercantum di atas misalkan ada yang ikut dalam kesibukan desa itu adalah kewenangan kepala desa seperti cuma megang Surat Tugas, asalkan tidak di SK kan dan tidak mendapatkan gaji Siltap” tambahnya.

Awak media mendatangi kediaman OS atau yang akrab disapa masyarakat dengan sebutan bapak Umi atau Kasi Pemerintahan, kamis 24-02-2022.
Dan kebetulan pula hanya ada anak perempuannya yakni IIS yang sedang menunggu warung yang berada di teras depan rumahnya.
“Kebetulan bapak (red, OS) lagi ada perlu keluar” jelas IIS.
Saat ditanya terkait status pekerjaannya IIS menjelaskan, “Saya bekerja sebagai Kasi Pemerintahan (red, Umi) di desa Biyawak, kebetulan sekarang saya lagi cuti karena baru saja melahirkan dan yang berjualan di sini Suami saya sedangkan saya cuma bantu bantu saja.
Kalau bapak saya kerja di desa cuma Operator saja” Tambahnya.

Untuk melengkapi inpormasi awak media mendatangi kantor desa Biyawak, dengan maksud menemui pihak terkait untuk melakukan konfirmasi terkait permasalahan tersebut.
Dikarenakan yang bersangkutan sedang tidak ada ditempat, maka hari Senin, 14 Maret 2022, dilayangkan surat konfirmasi Kepada Warjum Setiabudi kepala Desa Biyawak dengan Nomor: KFR – JKIV – III – 251 -2022.
Namun sampai berita ini dimunculkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa Biyawak. (Tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Buser Indonesia