LSM TUAR BERSATU : Minta APH Usut Tuntas Terkait Dengan Dugaan Korupsi di Desa Cisetu

Majalengka || buserindonews.com – Melalui Humas LSM TUAR BERSATU DPW Jawa Barat, Asep Kana meminta pihak Aparat Penegak Hukum ( APH ) Kabupaten Majalengka usut tuntas dengan dugaan korupsi di Desa Cisetu, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, “Pinta Asep Kana.

Asep Kana, Jangan lah program untuk masyarakat di jadikan kepentingan para oknum pejabat Desa apalagi dengan modus transfer kepada pihak perusahaan Seakan-akan uang tersebut itu untuk membeli kebutuhan masyarakat tetapi nyatanya itu hanya lah dusta.

Dalam hal tersebut juga LSM TUAR BERSATU, Akan menyikapi lebih dalam terkait dengan dugaan korupsi yang di duga pihak Desa telah fiktif dalam pembenjaan Alat Kesehatan ( ALKES ) untuk masyarakat, Dalam waktu dekat ini juga kami akan menyiapakan berkas untuk pelaporan terkait Dugaan korupsi tersebut ke APH ksusnya ke Kejaksaan Negeri Majalengka, Bahkan akan kami tembuskan Lagi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat laporan tersebut, “Tegas Asep Kana.

Sebelumnya dugaan korupsi di Desa Cisetu sempat di beritakan pada tanggal 5/April/2023, Dengan Berjudul ” Diduga Pembelajaan ALKES di Desa Cisetu Jadi Ajang Korupsi “.

Realisasi Dana Desa Cisetu, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka di Duga fiktif untuk pembelian Alat Kesehatan (ALKES).

Seperti halnya di katakan salah satu sumber yang enggan di sebutkan namanya, Pada tahun 2023 Desa Cisetu telah menggarkan program Dana Desa untuk pembelian Alat Kesehatan (ALKES), Yang berupa barang diantanya Masker dan Handsanitaizer dengan jumlah Anggaran Rp.10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah).

Ini saya ada bukti semua ujar sumber di salah satu warung di Majalengka Utara,tapi ini menjadi pertanyaan buat saya. “Kata Sumber

Untuk mencari kebenaran tersebut kami awak media buserindonews.com mencoba mendatangi kantor Desa Cisetu sampai 4x tidak pernah berkunjung sama Kepala Desa ataupun Sekeretaris Desanya.

Begitupun sekretaris Desa Cisetu ketika dimintai komentar melalui sambungan chat Whatasappnya tidak pernah merespon sama sekali. (Wisnu/Jonkey)

Tinggalkan Balasan